alam bawah sadar ku menulis…

ketika Allah yg menjadi ghayyah, perlukah kau gubris kata2 mereka yg belum mengetahui?

husnudzan kupada mereka tak akan habis..karena mereka bagian dariku. dan aku tak akan pernah sanggup untuk memerangi bagian dari diriku sendiri. menghakimi mereka adalah bagian dari melihat kesalahanku sendiri. melihat keburukan yang mereka lakukan adalah tugas ku (kita) untuk membenahinya bersama-sama. adakah kau tau? 

aku meyakini bukan satu hari atau dua hari atau satu tahun atau dua tahun. aku mencari sendiri, tidak hnaya mendengar dari satu dua orang. aku belum mendapatkannya, sampai sekarang. tapi stidaknya, aku tau apa yg akan kubawa untuk ku pertanggungjawabkan kelak

hati adalah cemin bening. ketika kau tanyakan pada hatimu apa yg salah dia akan tau. tp apakah kau tau? hati kita bisa berkarat jika terus menerus disusupi kegetiran dan keburukan dalam berpikir..

Rabbi, izzah-ku,izzah kami.cambukmu hr ini adalah kebesaran Engaku suatu hari nanti.

gak akan pernah ada satu persepsi. kita emngkonstruk pemikiran dgn gaya, makna dan ilmu yg kta punya sendiri. tp akan ada masanya semua org memiliki super visi yg sama. yan gbaik.

haha..berasa kuliah filsafat gak?

btw, gw normal kok pas nulis ini

hm..gw jadi makin tau:

1. panjang tapi terjaga keasliannnya

2. sulit tapi hasilnya baik

3. lambat tapi terjamin

Leave a Reply