Rutinitas yang membunuh
Terinspirasi dari tulisan disebuah majalah. “berkamuflase dibalik kelompok adalah rutinitas yang menipu”.
Simple, sederhana dan masuk logika. Huf..berkamuflase dibalik kelompok,,merasa cocok dan nyaman dengan kelompok dan kebesaran namanya. Merasa aman dan cukup dgn menjadi bagian tanpa merasa harus dan berkewajban mengimprove diri. Sibuk kesana kemari, penuh dengan jadwal, terisi dengan gegap gempita kesibukan, selalu terburu-buru..padahal kegiatan2 itu tidak lain hanya menambah catatan amal keburukan.
Bersembunyi. Selamanya bukan perkara yang baik..
Merasa aman dalam diam dan menolak bergerak karena memang tidak memiliki keinginan untuk itu. Apa yg lebih membunuh karakter seseorang ketimbang itu? Sadar atau tidak sadar, orang2 yang melakukan ‘persembunyian’ dalam kelompoknya telah membunuh karakter mereka sendiri.
Katakanlah, aku melihat banyak orang bersembunyi dalam kelompoknya, dalam jamaahnya, dalam barisannya. Mulut ini tidak terkatup, tp tidak bisa melakukan lebih dari ini…karena masih takut menjadi org yang ternyata jauh lebih hebat bersembunyi lewat kata2, sarkasme dan protes yang biasa dilontarkan..