Archive for October, 2007

Ia

Wednesday, October 24th, 2007

Ada kalanya, hati ini begitu kuat menantang badai…

Tak peduli pada banyaknya rintangan terhampar dihadapan

Tak ambil pusing pada cemoohan

Menutup telinga rapat-rapat pada rasa pesismis yang mereka lontarkan

Sesaat, lidah menjadi kelu

Hati berubah biru

Dan telingaku kebas pada semua kata dan doa

Tapi…

Bahkan di saat tergenting dalam hidup

Kala semua pergi, meninggalkan sedikit perih

Sang waktu bahkan terasa tak berpihak

Dan desau angin malah terkesan menertawakan, nyinyir..lewat deru debu yang ia terbangkan..

Ia selalu ada

Disini, disana, dimana-mana

Dimana-mana aku bisa melihatnya..

Dimana-mana aku bisa merasakan…

tepukan bangga dibahuku

Belaian lembut pada jiwaku yang tandus

Pada hatiku yang kadang menafikannya dengan sengaja

Bisikan semangat terhebat tetap datang dariNya, meski kadang kutulikan telinga

Hebatnya, Ia tetap memelukku..

Memeluk mimpi-mimpiku

Memeluk semua indah mimpi berajut harap

Menyadarkan, menenangkan, memberiku selaksa tempat berteduh

Berteduh dari tajamnya rinai hujan putus asa

Bersandar pada kukuhnya topangan janji

Membuatku kembali bersinar setalah masa redup itu pergi

Menenangkan, dan berkata bahwa aku tidak sendiri..

Ada Ia, selalu ada…

Ia, yang pernah berjanji

Bahwa ketika kaki ini melangkah untukNya

Maka akan kudapati bahwa itulah sebenar-benar kemenangan

Jual beli paling menguntungkan…

Ia, sang pemeluk mimpi. Allahu Robbi.

ramadhan sudah pergi

Wednesday, October 24th, 2007

Bahwa rindu kita pada kesempurnaan aturanNya adalah fitrah…

Yang harus selalu kita syukuri…

Selamat hari lebaran..semoga derap ini masih tetap berbisik dengan penuh istiqamah.

085737050367. nisa psi. 1 syawal 1428 H

Heggy kangen ramadhan balik lagi..

Dia pergi terlalu cepat. Detik2 yang Allah ganjar dengan kelipatan tak hingga sudah pergi…adakah aku yang ditinggalkan sendiri? Meratap dalam gelap..mengharap perjumpaan kembali dalam kesempatanlain..ataukah setiap insan memiliki harap dan cemas yang sama denganku?

Aku rindu sujud panjang di waktu malam…dilakukan dengan mata mengatuk..namun tetap dilakukan karena kutahu kau menyukainya wahai Tuhanku..

Menghabiskan dua malam terakhir di mesjid danberharapperjumpaan dnegan malam qadr..wahai Rabb..aku rindu..rindu sekali..

Padahal aku baru ditinggalkannya selama sehari…bisakah kumiliki terus perasaan rindu ini? Hingga kelak Engaku mengabulkan doa2ku untuk mempertemukanku kembali dnegannya…dengan bulanpenuh keridhaan., dengan bulan dimana Engkau begitu pemurah…membuat kami bergairah memburu harta pahala untuk perjalanan abadi..

Wahai bulan penuh keberkahan…kutunggu engkau kembali…

Selagi menunggu, akan kupersiapkan diriku sebaik mungkin, agar tak terulang kelalaiandan salahku dalam mengisi detik2 bersamaMu…   

bronders..

Wednesday, October 24th, 2007

Aku, rika, nur, Karin, betu, weni, dinie, dina, uun, intan, agis, bolin, ginpus. Kami 13 orang. Gambarkan kami sebagai warna pelangi dalam temaram senja indah di sebuah sekolah termegah di Bogor.

Makan rujak, tuker kado, makan lagi, tuker kado lagi dan begitu terus..hingga dapat dibilang dari smua mentoring plus yang ada, kamilah satu-satunya klompok yang tidak ada progress maknawi dan materi. Materi? Kami nol besar!

Ukhuwah? Kami jagonya…

Toh ternyata indahnya islam dapat diterima dgn cara yang berbeda2..sungguh heran, sangat ajaib tapi juga membuat geli. Setiap sabtu, sepulang sekolah kami bertemu. Biasanya di Mushalla, tp jika sedang bosan kami akan duduk dialtar dan membentuk lingkaran…paginya, jarkom dari mulut ke mulut. Bukan dngan bisikan tapi…

“ oi tu!!jangan lupa tar siang kita ada brondong yah!!di mushalla, si teteh rada telat, dia mau ketemu ma Pe Es dulu, kasi tau bolin yah!!”

Dan disahut

„“kagak bisa gw nyung!, gw mau ada rapat LeSeWeK, mau adain UPK nih! Gw seksi acara bareng ma Wenceu, ijin yah gwa!bilangin ma teteh, salam kangen gituh…tar gw mampir deh bentar, pasti ada makanan kan?! Laper gw!!“

Teriak di lorong sekolah dimana 3 kelas bisa denger!! 3 kelas = 3 x 48 = banyak!!

Atau..

„“ teh, ngapa sih dimushalla mulu??kan gak bisa gaya2 diluar..kan mau ada kerja kelompok, kan mau komputer dulu teh…di depan lapangan aja ya teh…daripda gak bisa ikut hayo???!!”

Dijwab

„“oke, kita brondong dluar ya..“

Anak2: „“yeeeiiy….teteh oke!!“

Gila! Tp itulah kami.mengenal indahnya ISLAM dari bagaimana cinta bisa begitu fleksibel dan betapa tetehmentor sabarnya minta ampun.

Hff….kami sudah punya kemenakannamanya Thariq.semoga suatu hari kau bisa mengulang sukses bundamu ya mas, merangkul bandit dan mafia sesmansa dalam satu ikatan cinta yg terjalin karena cinta ilmu, cinta Islam,cinta Allah. Brondong? Yup!

MP 2004 terancur tp ter-terjaga ukhuwahnya,sampai kini. mEskipun kini kami berpencar dimuka bumi

smansa. lagi

Wednesday, October 24th, 2007

Assalamualaikum…

Tadi abis ifthor di smansa, bareng ma anak2 DKM dan FORKOM. Ada lia, teh irni, wardah, jannah, rika, daina, acid, hening, agiz, zae, abah, ruli, a pd, a naufal dari unbraw, a rinal, a danil, njum, wahyu, dan semua yg gak bis disebut. Ifthornya dilantai 4, namanya aula smansa. Aula yang waktu zaman heggy dulu gak ada, dan Cuma hamparan lapang dimana klo kita liat kebwah kita Cuma bakal bisa ngeliat atap ipa 1sampe ipa 4 dan lapangan bulu tangkis yang mini plus kolam ikan, kala mandang kearah depan bisa liat gereja ayam, mushalla ar rahmah dikit, kantor walikota dan jalanan depan dprd bogor. Yang menyenangkan adalah memandang ke arah atas…

Disana ada hamparan langit…klo dulu, gw suka ngeliat saat sore. Chimrin emang, sok melayu…tapi emang beneran indah lho…klo malem, dan bintang lagi banyak hg juga suka naik ke lantau 4 dan ngeliatin langit. Berasa luaaaaas bgt,dan lega.

Melihat smansa dengan keadaan fisik yang jauh berbeda dgn zaman hg dulu, kadang miris. Tapi teryata perubahan fisiknya tidak membuat kami lantas tidak mengenali ruh yang ada disana. Spiritnya masih sama. Kekerabatan yang teramat kental. Yang  membuat semua (semua) anak smansa begitu tergila2 untuk kembali ke sekolah, berkumpul bersama teman2 seangkatan dan satu smansa adalah obat tak terkira dari penyakit kekeringan2 kami diluar…

Itu sebabnya, selama ini kami menjadi kelompok yang begitu narsis dengan kesmansaan kami…

Karena sekolah yang berdiri megah di jalan juanda itu telah mengajarkan kepada kami betapa banyak yang bisa kami raih dan kami ambil dari hidup…

Arti kerja keras, arti hidayah, arti kawan dan pengorbanan, arti saudara, arti secret, arti osis, arti makan, arti push up, arti hukuman, arti feodalisme, arti dari memilki adik dan menjadi kakak, arti dari menghormati dan sayang tulus pada yang lebih tua, dan bukan rasa takut…

Kami diajarkan untuk menjadi diri kami sendiri, untuk menjadi genuine.

Bahkan setelah lama berpisah pun, rasanya masih tetap sama. Kupikir aku akan kehilangan perasaan itu setelah begitu tenggelam pada kehidupan kemahasiswaan. Kupikir keceriaan itu akan hilang karena setiap dari kami mulai tumbuh dewasa dan dewasa berarti bersikap lebih terjaga, lebih serius…

Ah, mungkin kalian tidak paham dgn apa yang kutulis…memang, tidak banyak pilihan kata yang bisa menggambarkan betapa perasaan ini begitu meluap2…betapa rasa terharu ini membuatku bs merecall semua kenangan hidup 3 tahun dlm bangunan sempit bernama sekolah. Betapa tempat itu adalah sbenar2 tempaan terbaik bagi karakter2 yang masih mencari jati diri…

Ternyata kami belum berubah. Memang, tidak semua dari kami masih bisa merasakannya…tp jauh di lubuk hati, aku yakin sekali. Setiap kali kami menginjakkan kaki kami disekolah. Hal pertama yang kami lakukan saat memasuki gerbang adalah menarik nafas lalu tersenyum.senyum lebar. Hening, loe bener ning. Smansa gak berubah…ruh2 kita masih kita turunkan ke adik2 kita…dan selamanya semoga begitu ya?!

Masa2 itu sudah bisa membuatku terbang tinggi dilangit, namun tidak membuatku lupa untuk menjejak bumi, rasa apalagi selain syukur tak terhingga pada Allahu Rabbi atas karunia sekolah terbaik. Sekolah yang mengajarkan rumus2 ttg bagaimana mencari koefisien kebahagiaan dan reaksi kimia dari kompleksnya unsur-unsur percaya diri, senang hati, ikhlas, mau belajar, dan tawadhu’ pd semua murid2nya…

Untuk karunia osis tersolid sepanjang masa osis berdiri

Untuk berkah menjadi anak pandawa dengan kedisiplinan tanpa toleransi

Untuk menjadi diri sendiri dan tegar dalam jalan dakwah di ar-rahmah

Untuk kesempatan menjadi CCK tahun kedua

Untuk mengenal apa itu TOSIS dan rasa lelah menjaga

Untuk tahu apa rasanya makan gratisan setiap sore

Untuk dipanggil oleh guru fisika

Untuk belajar ekonomi dan geografi saat pelajaran biologi

Untuk bangga dapat nilai 2 tapi jujur

Untuk dibilang munafik saat membela satu orang terbuang dikelas

Untuk setiap tangis kelelahan yang Lillah

Untuk semua tawa dan derai candaan yang kita gaungkan disudut2 sekolah

Untuk belajr pake jilbab dan kenal kata2 ”afwan, akhiy, ukhtiy, ana, anti, dll”

Untuk tahu bahwa kita bisa dapet nilai 9 dipelajaran OR tanpa hrus byr 2ribu

Untuk belajar mengumpat dan memaki

Untuk menjahili smua sepatu dan tas orang2 sampe harus dikejer2 muter sekolah

Untuk malam BLDK dan PraBLDK,Binlat, Bintur, Mabit, Star Party, Jihad, drama

Untuk 1-5 tempat jatuh cinta pertama kali (hei..jgn mikir yg nggak2 ya!)

Untuk 2-5 tempat eksistensi diri dan menyemai rasa sayang

Untuk Ipa-5 tempat belajar jadi manusia dgn visi dan idealisme. Tp tetap happy

Untuk smua sudut smansa yang kuyakin sudah pasti ada langkahku disana, jazakumullah khairan katsiron..mungkin kalian tak hidup. Tp buat heggy, kalian adalah bentuk, benda, dan stimulus tempat lompatan kuantum heggy terjadi…

Manusia2nya menjadi kamus2 berjalan dan ensiklopedi rujukan tempat berkaca dan bertanya…

Alhamdulillah Robbil ’Alamin…

~dahiku tersungkur ditanahMu ribuan kali pun tak kan sanggup menyatakan betapa karunia2 itu sungguh amat berlebih untukku wahai Allah…

~Ditulis saat melihat smansa sedang bertasbih menyambut nikmatnya berbuka di hari ke-22

Hari itu aku belajr mendapt pelukan

Thursday, October 4th, 2007

Sekolah 10

Malam puncak

Tausyiah menghujam

Tadzkiatun nafs

Jurit

Simulasi

Outbond

Makan seadanya

Mandi dengan antri

Shalat jamaah dan tilawah

Tidur dalam dingin

Bentakan Ai

Sindiran Eka

Taujih Habibi

Bentakan Arie

Perintah Nirta

Tarikan Lintang

Sindiran Manda

Kritikan Devi

Senyuman Lela

Skenario Arif

Pandangan Andika

Hukuman Yusuf

Dan…

Pelukan kawan-kawanku digelap dan dingin malam

Ingin rasanya menangis, karena aku tak suka disentuh, apalagi dipeluk

Untuk 1 hari dan beberapa detik lalu

Mereka masih amat asing

Tapi kutahan

Demi mereka yang sudah begitu baik

Kubelajar bagaimana membuka ruang diri

bagi Manusia lain

Ternyata…

Rasanya  menyenangkan!

Dibawah gemintang

Dalamlindungan dan dekapanhangat

Saudari2 seperjalanan

Unconditional positive regard?

Kuharap begitu…

Tentang Hidayati Sarah, Maya, Linda, Weni, GinpUs, Pin

Monday, October 1st, 2007

Kami bertujuh bersahabat dekat. Aku paling dekat dgn sarah,

Maya dgn Linda,

Pin dgn ginpus

Dan weni yang paling easy going dkt dengan semua

Kami semua pengurus rohis sma. Dgn ghirah meletup2 as a new comer di LDS Ar-Rahmah, smua tugas kayaknya nyante2 aje dikerjain. Banyak senyum dan ketawa yang kami ukir bareng2…foto2 di lantai 4 smansa kami yang kecil (saking kecilnya, hg pernah muterin sekolah 7 kali dalam 10 menit. Dan tiap kali ketemu orang pasti bilangnya: eh, ketemu lagi!!sambil senyum2 gak jelas…), nyanyi nasyid di sekret DKM pas ikhwan2nya shalat jumat, ngadain JiHad tiap Ahad di skul, ice cream party buatan bidang tarbiyah intern (bidangnya aku!!hehe..gaknyangka ya, hg dulu NBW sekolah lho), tilawah bareng2 di mushalla (percaya ato gak, rame bgt yang tilawah sampe2 mushallanya jadi sempiiiiiit bgt!!), ngadain Takbir tiap Ramadhan, semnagt bgt! Dan baru kerasa capeknya kalo dah break dzuhur, dan di Mushalla dah ada teh Ummu yang siap kasih kita musik relaksasi.

Haaaaaah….(menarik nafas panjang sambil senyum)

Masa itru ternyata dah lewat lama bgt…

Ga kerasa dah hampir 4 taun gak bareng2 lagi…

Masihkah ghiroh itu kawan?

Masih ingatkah kalian pada wejangan kalian dulu?

“heggy, nanti kalo dah kuliah di UI jgn jadi liberal ya!?”

Itu kata kalian dulu..karena di antara kita semua yang (tetep) paling degil ya si Hegy ini. Paling nyolot pas dulu MP (hehe..kita bego bgt ya? Mau aja diboongin teteh soal lq), paling suka nanya soal kiri-kanan dan paling keukeuh kalo kiri itu gak bahaya..kita Cuma gak ngerti.

Ingatkah?

Gii calon dokter, pangeran kuda putihnya dah ketemu blom? Ah..kamu emang paling romantis diantara kita..si pemberi senyum tak habis dan tangis tak berpenyebab…kamu tuh dah ngajarin aku arti lembut, tau?

Linda entrepreneur dari IPB calon saudagar minyak atsiri yg keukeuh bgt klo tuh minyak mahal! Hehe..kalo dah tajir, ajarin hg ya caranya jualan (deu…). Yang rumahnya selalu jadi tongkrongan tak bertepi, makanan yg gak pernah abis, dan puisinya yang selalu bikin nangis. Puisi Nda yang heggy inget itu kalimat akhirnya “ aku cinta kalian kemarin, hari ini dan insyaAllah selamanya”. Akhwat ini ajarin heggy manja vs gak manja, dan rasa syukur…

Klo ada yang mukanya kayak tomat, trus suka galak pas naik angkot dan ada bapak2 yg ngerokok pastilangsung dia hajar, pasti itu Maya. Calon psikolog yang hijrah ke Medan. Kaifa Hal ukhti? Hahaha…inget pas dulu kelas dua sekelas aku benci bgt ma Wicak!? Ternyata klo dipikir2 cupu bgt ya kita!cinta monyet dah kamu ajarin ke heggy may, jazakillah ya, aku vicarious learning dari kamu. oh iya, pas maya pindah ke medan, untuk pertama kalinya heggy bisa nangis depan byk orang, malu bgt!! Tapi itu kasih learning lho. Setelahnya hg jadi gak gitu takut nangis lagi. Hehehe…

Jadi akhwat tuh kudu pede!!! Biar baju, rok dan jilbab gak nyambung yg penting pede!! Dasar aneh…gara2 wenceu hg jadi masih nerapin itu sekarang (duh ceu, kumaha yeuh?! Mata orang kan kasian!). tp biar mottonya gak nyambung, wenceu kasih heggy byk bgt…mulai dari pelajaran psikologi pertama kali; “how to handle Betu” sampe “gy, akhwat mah gak diliat dari jilbabnya yang sepanjang apa tau, tapi dari sini nih!!(sambil nunjuk jantung-yg sering kita bilang hati- dan batok kepala alias otak), ceu juga suka ingetin hg ttg kucing dan sapi itu punya hati (dasar bu dokter hewan!) jadi gak bole diperlakukan smena2, tp klo dibelek buat kepentingann lab boleh gitu?! Dasar curang…, ceu…kabar betu gimana ya? Well..hg gak Tanya kabar ceu karena da kita mah masih sering ketemu (ya iya atuh! Ipb mah kan dket, palagi Al-Ghif kan jadi markas bersama, deu….)

Klo ke bandung dan dateng ke Salman, pasti hg celingukan cari si wajah bakpaw. Ponoku sayang yang selalu sarkas dan sinis dgn makhluk asing, tp ternyata…huahaha!ups!afwan…

Aku jadi tau kesamaan kita bertujuh; gak da yg rela jadi akhwat manis, hehe.kita bangga bgt jadi akhwat dominan ya pon? Padahal mah…beuh..jauh daripanggang! Bagusnya banyak yg gak tau aslinya kita, baguslah…sekalian defense mechanism. Eh, sarjana Kimia! Masi suka buku2 psiko populer tak? Iih..hg mah skarang sebel ma buku2 bgitu. Oh iya, kamu mesti inget janji ya?! Klodah mau dikhitbah, kita2 duluan yg dikasi tau. Pokonya klo sampe nggak,pin heggy teror!serius…T_T. Oh iy pon,dari kita betujuh apa kah Cuma kita berdua yang berkutat dgn struktur kampus (mm..ada ding ceu ma day juga), kamu dilema kayak aku gak neng? Aku mau dong taktiknya biar gak gampang bingung dan biar bisa dikiiit aja ’egois’. Hiks…gak segampang pas Sma ternyata..aku pontang panting niy disni. Kamu bantu aku dunks…

Pono…(tau dong, dgn gaya apa hg ngomong bgini..hehe. u know me so well. Dont you?)

Save the best for last? Gak kok…semua best! Tp yg ini emang agakbeda karena pernah 2 kali sekelas dan sekali sebangku. Setahun yang katakanlah cukup untuk buat energi hg gak abis sampe sekarang. Si perantara hidayah, sama kayak namanya: hidayati.

Dikasi tau ya, hg itu paling gak bisa diceramahin (percaya dong klo loe bener2 kenal hg?). tapi dgn bocah satuini…aneh!

Kami tidak pernah berniat untuk sebangku, malah tadinya aku incer Salix Vini Maris, karena selain tampangnya baek2, dia juga punya nama yang oke!hehe…tp Allah memang terkadang kebangetan ikut campurnya, akibat interfere-Nya, kita sebangku. Dan itu adalah: “berkah terbaik saat di skul”. Serius.

Day inget,hg suka nggarisin meja kit apake kapur dank lo ada yang langgar garis itu mesti denda cepek (100 rupiah aja) dan kamu yang (dulu) polos minta ampun, baik gak ketulungan, dan lembut parah adalah korban bullying terbaik!huehehe…padahal yang paling sering langgar garis kan heggy day?! Tapi yang bayar denda paling banyak ya tetep dayah..hehehe..dasar!

Inget, dayah yg klo lagi istirahat suka ajakinhegy shalat dzhur dulu baru kekantin? Inget? Masi inget dayah yg bikinin heggy rotipas MOS. Dan si gak tau diri ini malah lupa sama sekali ma dewi penolongnya (emang ya..kacaw ni heggy). Inget,klo kita abis olahraga dayah ajakin heggy dhuha? Inget pas hg bilang “ ih..jahat! hg kan mau juga bisa MP. Kok hegy gak diajakin siy?!”

Nih ya..klo gak inget, hg kasih tau. Bukan  hanya untuk sehelai jilbab aja day jadi perantara, tp untuk keikutsertaan heggy di DKM, di Forkom, dikampus. Itu dayah yang awali…mngkin lebay, tp ini serius. Dayah dah buathg liat sisi lain dari ”gimana sih caranya menyikapi hidup”

Org2 sesekolah bilang hg org palingberuntung karena sebangku ma dayah. Dulu Cuma bisa cengengesan, sambil dalam hati nambain komen mereka ” loe gak tau aja ni bocah tuh pendieeeeem bgt, susah bgt diajak ngobrol”

Tp namanya juga temenan…pasti saling mensibghohnya banyak..

Dan lambat laun, kita saling melengkapi. Suara dayah yg kecil dan jarang keluar dah mulai bisa didneger, dah mulai bs bilang nggak, mau nyoba ikut OSIS dan gak melulu DKM (hehe…), bisa ngobrol ma laki2, trus dahbisa angkat kepala klo ngobrol,dan gak sering di gangguin anak2 cowok karena dah ada bodyguardnya (hg maksudnya)

Hg? Jgn tanya…revolusi diri dimulai dari masuk DKM (hehe..tukang kabur pas SMP dulu, sekarang mau aktif mentoring), rajin mentoring, dan berjilbab!yeeey…ikut MP, kajian islam lebih sring jadi berimbas ma suluk dan paradigma hidup hg secara keseluruhan, trus jadi sering ngelawak karena hg suka klo liat dayah ketawa, belajar lebih giat karena saat itu hg mikir dayah tuh perfect bgt! Masak gak da satupun hal dari dayah yg bisa hg kalahin,,,hehe…dan ternyata kita emang gakbisa saling ngalahin. Kita iri dgn kepribadian masing2 (somehow…itu pernah jadi obsesi. Obsesi hg: jadi kayak dayah). Dayah kasih hg terlalu banyak…

Apple pie, pie buah, sampe konsep hidup. I owe u muchhhhh!

Sekarang dikau pasti sibuk dibandung ya? Jadi aktivis bem yg dicap tomboy (hehe…jgnsalahin hg ya wahai pembaca, ternyata dia dah punya predisposisi tomboy. Cuma harus dipicu aja), pegang mentorng SMA mana neng? Rajin ke Salman jga, dan nih ya day, pokonya jgn terlalubaik ma yg namanya cowok!!dayah tuh magnet..gak baik aja banyaaaak bgt yang liatin, gimana baik>??hehe..tp ini serius lho…

Hmm..punyakah kalian teman2 seunik dan sebermakna itu? Mereka adalh org2 yg worth to keep..sangat!!

Mereka dah ajarin hg bahwa pertemanan bukan masalah kalah menang, bukan juga soal siapa paling popular, siapa yang paling pintar, bukan juga masalah jarak yg jauh…

Dgn mereka pertemanan adalah ikatan tidakterlihat yang tetap terasa. Jarak, waktu, suara, laku, pelukan, bukan masalah. Toh rindu2 ini selalu berpilin ke langit dalambentuk doa2 tulus dan (semoga) membuat iri malaikat2 diatas…

Ya, smoga malaikat bisa merasakan iri..iri atas kekonsistenan kami (semoga) saling menjaga dalam keadaan sejatuh apapun (gals, kt sadar kan klo beberapa diantara kita lagi gakbaik?!).

Konsisten, karena setiap kali rabithoh didengungkan, wajah kalain yang tergambar pertama kali…otomatis, tanpa bisa dicegah.

~ kangen bgt…mau ngeluh banyak…hehe.kangen jadi ”Real Heggy”. Kalian pulang dong…

Sudah waktunya semua andragogi

Monday, October 1st, 2007

kadang ada saatnya kita bisa merasa kesal dengan teman2 sekitar kita…bahkan yang paling dekat sekalipun. Potensi2 konflik itu seringkali timbul karena perbedaan karakter, cara pandang, dan mungkin juga ideologi??

Lucunya, konflik yang mungkin timbul kadang gak melulu dari hal yang besar dan berpotensi menimbulkan masalah. Hal2 kayak gini baru aja hg alami. Pas kena (liat ding!) masalah2 kayak gini jadi pengen nangis campur ketawa. Gimana bisa dikasih masalah besar, kalo untuk masalahyang menurut definisi hg bukan big deal malah digede2in. Kan bingung….

Tau gak, metode pembelajaran andragogi (pembelajaran orang dewasa) itu makany penting bgt untuk dipelajari dan dimaknai biar bisa dipake, jadi gak puas sampe tau dan bermain ditataran kognitif aja! Tp beneran di aplikasikan. Ini catatan khusus ni buat anak pSiko.

Kenapa juga andragogi penting, terutama dalam kehidupan bersama dan bekerja dalam kerangka kerja sama (berjamaah), karena lwt model pendidikan dan learning-nya orang dewasa banyak hal esensi yang bisa jadi modal untuk kita hasilkan keputusan yang jauh lebih kaya (secara maknawi dan secara konkrit; ide, kerja lapangan). Ya iyalah! Andragogi kan menggunakan basis pengalaman sebagai satu pemicu untukbelajar, jadi setiap orang gak diasumsikan bodoh sama sekali, melainkan setiap orang sudah punya skema dan kosntruk tertentu ttg satu hal ttt juga, berarti mereka2 yang dewasa menggunakan pengalaman, dan hasil belajar terdahulunya dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah yang timbul saat ini.

Apa sih korelasinya dari hasil curhatan di paragraf pertama dgn penjabaran ttg konsep pembelajaran andragogi ini?

Hmm..simpel kok, curhatan paragraf pertama berisikan pengalaman hg ttg teman2 yang (kayaknya) kalang kabut saat ada seorang teman lainnya yang mengambil keputusan ttg hidupnya dan keputusan itu diasumsikan merugikan byk pihak (gak Cuma ngaruh ke kehidupan si pengambil keputusan, tp bigger than that). Sayangnya, teman2 yg Cuma bisa melihat dan mendengar si pengambil keputusan bisanya bikin barrier dulu, ya..walaupun setelah sibuk membuat excuse dan bingung dgn jawabannya mereka bisa juga terima hasil keputusan teman kami itu. Sayang bgt kalo hal2 kayak gitu Cuma diliat dari sisi2 yg praktis aja. Hg secara pribadi cukup kaget dgn reaksi dari teman2 si pengambil keputusan, soalnya hg pikir, si pengambil keputusan itu sudah dewasa, sudah punya cukup banyak pertimbangan dan pastinya ada pengalaman tertentu yang menyebabkan dia bisa mengambil keputusan seperti itu dalam hidupnya.

Terlepas dari keputusannya bisa merugikan banyak pihak (yg hg liat sih 2 pihak), itu perkara yang justru bs diselesaikan jika pendekatan yang dipakai ya andragogi. Gak perlu ada prejudice dan barrier untuk bisa menyelesaikan masalah kan?

Andragogi bisa bikin kita lebih objektif karena kita smua sama2 tau, gk ada benar salah ketika yang jadi core seseorang adalah pengalaman, itu pure pilihan dan skema pribadi. Memang, ada banyak hal yang gak bisa Cuma pake pengalaman aja, karena pengalaman juga sebenarnya kan selalu ada nilai2nya…

Tapi setidaknya, untk bisa nyaman dalam berbicara dgn orang lain, kita harus punya view yang sama, urusan interpretasi itu nanti.

Pas udah cerita beres, maka interpretasi pribadi dibolehkan. Harus malah! Karena dgnpunya interpretasi pribadi kita jadi gak kayak kayu dilaut yang bisa diombang ambing gitu aja, tp punya gaya dan prinsip sendiri, masalahnya kdang timbul interpretasi sendiri sebelum smua masalah (atau yang diasumsikan as a problem) kegambar semua….ini yang bikin repot!

Hmm…hg nulis kayak gini sebenrnya sih karena terinspirasi dari seorang teman, teman itu bilang kalo hg bisa nyambung pas ngobrol ma dia, padahal jarang ada yang bisa bikin dia bicara panjang dan nyaman.

Mengutip kata2 teman hg tersebut, hg itu punya frekuensi yang bisa disetel kemana2 (ye,.,berasa radio deh!hehehe..).

Padahal, kuncinya Cuma satu. Belajar untuk liat orang, konsep, ide, atau cerita dengan gambaran besarnya..dan jangan judge dulu.

Hmmm…salah sih klo dibilang hg nyambung ke semua org dgn segitu byk frekuensi yg harus ditangkep, banyak kok masa2 dimana hg malah gak setuju sama sekali dgn konsep dan pandangan orang lain, tp ya gitu…klo andragoginya lagi gak mau dipake, ada sat metode yang gak kalah ampuhnya, walopun yang ini mah kebangetan norak dan kekanakannya: berteriak yagn jujur sampe semua orang tau klo loe suka atau gak suka, dgn kata lain metode yangini dinamakan jujur yang agresif! hehehe…

Serius deh, jadi orang yang mengamalkankonsep belajar orang dewasa gak akan rugi kok! Dan sebenernya, dalam konsep andragogi gak Cuma pengalaman yang jadi core. Klo mau di breakdown satu2, didalmnya ada makna tsiqoh (percaya), ada makna mandiri, ada makna jujur, ada akan bertanggung jawab. Dan kesemua konstrak tadi penting untuk dipunya sama semua orang, apalagi yang jelas2 ada dalam satu kelompok kerja.

Harapannya, dengan berkaca dari pengalaman dan konflik yang ada,semua orang mau belajar untuk bisa memaknai konsep belajar orang dewasa. Dan semoga dgn semua orang bisa amalkan, hal ini bisa jadi budaya kerja. Gak Cuma jadi nilai individu, tp jadi nilai kelompok, nilai jamaah, dll.

Jujur ya, klo heggy sih capek diperlakukan jadi anak kecil yang Cuma bisa diperintah sana sini dan gak ngerti apa2, lelah juja ma masalah yg datang dna akarnya sama2 juga, masak yang lain diem aja?! Dan ngerasa baik2 aja…

Bangun dong kesadaran dirinya! Kita kan bukan robot yang fungsinya mekanistis, kita manusia lho…dan salah satu previlage manusia yang dititipkan Allah al Khalik kan  otak, otak yang fungsinya untuk berpikir (berkesadaran mungkin?!) dan belajar.

So guys, jgn mentok di satu kotak dan ngerasa puas ya…

Dunia kan bulat, analogiin aja hidup juga gitu. Berputar dan berkeliling kan gak ada salahnya. Kalo memang niatnya Lillah, bukankah hasil akhirnya Cuma ada dua?

1)      kembali ke tempat mula kita berpijak (karena ternyata itu yg esensi)

2)    semakin jauh dari tempat semula dan menemukan mana yang harus kita benar2 internalisasi (tepatnya, re-internalisasi)

wallahu’alam

seperti biasa, racauan kali ini ada to-nya:
didedikasikan untuk saudara2 seperjalanan yang sempat kebakaran jenggot (hihi..masak kebakaran jilbab?!) karena satu dan lain hal. Gals, hg Cuma pengen bilang klo menghormati itu beda dgn sikap tidak peduli. Menghargai berarti memahami betul bahwa setiap orang punya preferensi ttt. Dan kita gak bisa masuk ke wilayah pribadi seseorang dgn paksa. Bukankah keindahan Islam terletak pada konsep egaliter, ikhlassuniyah, dan pemahaman yang baik? Maka bersabarlah untuk banyak hal yang tidak berjalan sesuai keinginan…

hanya ditangan Allah sajalah semua harap dan doa kita sandarkan. Ya kan? Kewajiban kita habis di usaha dan doa, sisanya Allah saja…

tuk satu perempuan yang pernah ku ajak ngobrol bada shalat tarawih:

bu, kita sama2 belajar. Hg as a person menghargai tindakanmu, semoga benar2 diniatkan untuk belajar ya…tau gak, aku dapetin semua yang kamu bilang itu setiap pekannya. Makasih ya secara gak langsung semakin meneguhkanaku bahwa belajar itu harus serius, dan itu memperkuatku untuk iltizam. Iltizam disini, karena ternyata it’s not just a matter of what group u belongs to, it rather means about your will to get closer with Allah, the Lord.

Piss ya neng!!

Dimana2 kekuasaan wajahnya sama…

Monday, October 1st, 2007

Kadang bentuknya yang berbeda; ada yang junta, rezim, one-way policy, partai tunggal, atau apalah namanya! Mulai dari Turki yang sekuler (tapi aneh, malah ribed bgt ngelarang simbol2 agama, klo sekuler ya udah sekuler aja!gak usah ngurusin agama segala. Cupu), Birma yang lagi kayak Indonesia 98 (gosh!! Gw liat tuh rekamannya, bedanya klo kita dulu yang banyak gerak mahasiswa, klo di Birma mah para biksu), sampe Amerika si lupus yg kudunya diazab ma Allah biar presidennya nyadar and taubat sebelum cao dari bumi. Semua ngejajah, semua menguasai, semua punya tangan (both; yg keliatan maupun gak keliatan) yang siap memenggal anyone yang berani ma mereka. Tuhan…dunia-Mu tak lagi aman untuk (bahkan) anak2 bumi pertiwi itu sendiri.

Teman, masihkah kau ingat, 98 kakak2 kita yg notabene melakukan hal yang baik malah harus meninggal di tangan pribumi. Di tangan saudaranya sendiri, bahkan mungkin kaka2 itu meninggal di tangan orang yang setiap bulan nerima gaji dan tunjangan dari pajak yang kita bayarin!! Kadang gw ketawa sendiri kalo mikir bahwa kita di’bunuh’ ma orang yang kita gaji dan kita bayar….

Nyadar gak?

Ato gak peduli?

Emang menguasai itu enak ya? Sampe semua orang yang gw tau mau aja mempertahankannya dgn SEGALA CARA (diajarin ma setannya Machiavelli ya??!! Dasar manusia2 gak punya otak!)

Ada juga hadist yang bilang klo liat kemunkaran kudu dicegah dgn tangan, lisan , baru hati. Bukan kekuasaan yang dipertahankan dgn 3 cara tadi!!

Emang enak apa jadi orang yang bisa ada diatas??

Gak usah jauh2 dikasih ayat Allah ttg pertanggungjawaban. Gak mempan!! Terang aja gak mempan, lha mereka bukan Cuma buta mata hati, tumpul otak, stroke nurani dan sekarat nalar. Mereka emang dah bener2 ditutup ma harta kali ya?? Berasa ngeliat Qorun modern deh gw!! Dan sayangnya mereka gak sadar. Duh Allah…apa ini yang namanya dah ditutup segala celah dari cahayaMu?

Amit2, nock on wood…naudzubillah…

Kekuasaan…hegemoni, pangkat, jabatan, gelar,

Semua yang bisa bikin orang paling zuhud pun bisa noleh. Kecuali yang bener Lillah…

Hiks….gw nangis nih, laten. Dah kering air mata gw melihat semua keadaan ini, jatuh2nya jadi hopeless deh kdang2..tp gak boleh!! Harus punya harapan.

Toh sejarah memang menorehkan bahwa perubahan tinggal menunggu waktu, perubahan itu niscaya. All things u have to do: think! Act! Pray!

Akan ada masanya semua menjadi lebih baik bukan?

Klo Aung San Suu Kyi bisa bertahan 12 tahun di penjara rumah

Klo Rasul bisa tahan dicaci maki tahunan

Kenapa harus nyerah sekarang?

BANGKIT!! LAWAN!!

Sekecil apapun, akan ada harganya kok, toh klo gak dibayar disini

Seenggaknya dah ada catatan di buku amalan kita bukan?

Keep fighting my brothers…

Ada Heggy di Indonesia yg semangati kalian lewat doa2 dalam shalat

Ada ribuan manusia lain yang juga masih peduli dgn kalian.,

Bergeraklah!!

~tulisan ini untuk mereka yang merasa bahwa ‘bebas’ adalah hal yang mahal tp tidak bisa dikompromikan. Bahkan dgn darah~