bang, mbak, buat kalian nih
Sebagai seorang calon psikolog, heggy harus terus bisa meyakinkan diri bahwa keterlibatan emosi dalam masalah client adalah hal yang tidak diperbolehkan. Memang, psikolog itu hanya manusia biasa…sekali waktu pasti akan ada masanya emosi, afeksi terlibat dalam proses-proses bersama client.
Terkadang, heggy berpikir bahwa semua yang heggy temui diluar adalah juga client. Dan tentunya, prinsip tidak-terikat-secara-emosional juga (seharusnya) heggy terapkan pada semua yang heggy temui.
Pertanyaannya, benarkah seharusnya seperti itu?
Batasannya seperti apa?
Apa itu tidak-terikat-secara-emosional?
Apa bisa heggy seperti itu?
Heggy yang asli (mengutip kata-kata Lia) adalah orang yang terlalu-memakai-hati. Mungkin bener…
Pada beberapa client (tidak disebut namanya, karena ini juga prinsip. Kerahasiaan adalah mutlak), keterlibatan emosi itu amat kental terasa. Bahkan setelah putus masa ’bersama’nya. Bahkan emosi itu bisa tersulut sedemikian hebat hanya dengan sedikit stimulus. Hegy pernah baca tulisan seorang client (jika bisa dibilang begitu) dalam sebuah blog-nya…dan tanpa bisa dicegah, tulisan itu menstimulus heggy untuk bercerita. tulisan ini akan bercerita ttg mereka; dua orang clientku…
Potongan tulisan satu client heggy:
” Tapi..
Mengapa aku tak juga pergi??
Nyatanya aku masih di sini..
Masih tunduk pada hati…”
Tulisan selanjutnya, mungkin akan membahas tentang client ini. Potongan tulisan diatas adalah potongan puisinya yang secara sengaja diberikan oleh seorang client yang lain (yang tidak secara kebetulan,mereka berdua adalah client tetapku dahulu), yang memang juga berelasi dengan client pertama. Melihat mereka berdua, hatiku tanpa bisa dicegah teriris-iris, andai saja..andai saja…ah sudahlah Heggy! Kau terlalu ikut campur…
Hatiku saja hancur melihat dan menjadi salah satu saksi perjuangan cinta mereka. Bagaimana mereka tidak?
Heggy yang gak peka ini ternyata bisa juga terharu demi mendengar dan melihat dua orang memperjuangkan cinta mereka dengan layak…
Sayang, setelah mereka berjuang begitu hebat…Allah sang penentu memilihkan takdir yang berbeda…mereka tidak berjodoh..tidak di dunia mungkin. Atau, waktu belum membantu? Semoga masih ada waktu…
Cuma ini, yang bisa heggy kasih untuk kalian berdua…
Dua orang yang begitu tunduk pada takdir…
Dua orang yang begitu hebat telah menundukkan hatinya…hanya untuk mencari keridhaan Allah saja…rela meninggalkan semua (semua) yang mereka ingini.
Kalau dalam sebuah proses pendampingan, fasilitator memberikan banyak hal pada orang2 yang didampinginya..maka kali ini, biarlah aku berhutang pada kalian berdua…
Kalian yang sudah begitu baik,menjadikan diri kalian Qudwah hasanah untukku, menjadi salah satu suluhku yang paling terang saat cinta sudah begitu gelap mata menuntun.
Mbak…jazakillah ya untuk satu malam dirumahmu..melihat sisi lain dari seorang akhwat tercadas yang pernah aku temui. Untuk satu malam yang selama kita tidur, tangan mbak gak lepas genggam tangan aku. Untuk satu malam menumpahkan semua gulana dan asa itu dengan teramat jujur…untuk sudah tunduk pada keputusan sang Pemilik Cinta meskipun lukanya tak pernah kering (its hard…right?). mbakku…perih sekali melihat senyummu
Waktu akan menyembuhkan…dan menggantinya dengan kedewasaan, pemahaman dan kenangan manis. Ya mbak?
Abang…jazakallah ya..*speechless*, untuk semua ketegaran berlapis yang kau berikanpada ribuan orang diluar sana. Dan menyisakan ruang paling pribadi terbuka untukku (spesial untukku. Aih..ge er betul heggy ini.). Untuk semua permintaan2 anehmu yang sangat psikologis sekali (hehe..), untuk tangisnya yang sudah kuduga akan pecah saat membaca reccomendation letter (iya kan?), untuk sudah tunduk pada keputusan sang Pemilik Cinta meskipun lukanya tak pernah kering (its hard…right?). abangku…tak tega aku melihat bulir air mata itu..
Waktu akan menyembuhkan…dan menggantinya dengan kedewasaan, pemahaman dan kenangan manis. Ya bang?
~aku yang…(sudahlah..tak penting menuliskan sisanya)
~oh iya, dibawah tulisan in, aku pun menuliskan satu tulisan berjudul ”aku masih disini”. Itu bukan ceritaku sejatinya, tapi itu tulisan kalian. Untuk kalian…n_n