karena aku mungkin sendirian
Sunday, May 25th, 2008Minggu, 25 Mei 2008. alhamdulilah..masi ada waktu untuk dirumah.
Hari ini, entah kenapa. Walaupunbanyak waktu, tapi jari gak mau menulis. Padahal, gak ada ‘kerjaan’ yang heggy akan bisa lakukan saat senggang selain menulis dan baca buku. Mungkin..karena hg baru aja berpikir dan mengilhami bahwa menulis sejatinya hanya mengurangi tekanan akan ujian, meringankan tapi tidak mengapus luka atau menyelesaikan masalah yang sebenarnya.hm…
Tapi, saat sekarang. 30 menit menjelang pukul 12 malam. Kok ya jadi mau nulis ya..apa sebab heggy? Entahlah..mungkin karena sudah begtu tak tertanggungkan lagi kali ya apa yang ada dikepala. Bahwa pada akhrnya membaca catatan pinggir-nya gunawan muhamad malah semakin menguatkan niat untuk menulis, dan membca sms winda adalah stimulus terbaik untuk itu.
Minggu ini, menjadi minggu yang cukup berat. Rumit dan menguras emosi. Bukan. Bukan karena banyaknya agenda di kampus yang harus dijalankan, atau kenyataan bahwa hg lagi ribut ma kwn2 deakt. Entah knapa itu jadi gak penting lagi.
Pernah ngerasa ada disatu titik dimana kamu merasa bahwa keadaan gak akan berubah jadi lebih baik. Ya..terdengar pesimis memang, dan memang lagu tulisan ini akan mengarah kesana. Hm…
Hg hanya lagi negrasa bahwa apa yang heggy lakukan selama ini sia2 aja. Terutama di tataran membagi ide dan wacana untuk tetap moderat. Untuk tetap kritis.
Pad akahirnya, harus rela menalan pil pahit lagi, bahwa aku sendiri gagal membuat orang2 disekitarku faham dgn konsep yang ada dikepala. Mereka, sadar tidak sadar malah meposisikan dri sebagai ‘yang lain’. Dan mereka tidak tahu bahwa aku memiliki konsep yang berbeda dgn mereka. Dan aku mungkin terlalu takut untuk mengatakan “tidak, aku tidak sama dnegan kalian. Dnegarkan aku!”. Aku tidak seberani itu, ternyata. Tapi…sepertinya memang harus bicara. Hhfhh…ide yang menjadi dogma baru. Pagar makan tanaman.
Kawan, haruskan kau klaim dnegan lidahmu kehebatan2 itu?
Haruskan kita benar2 congkak dan merasa pintar dgn apa yang ada dikepala? Bukankah itu yang membuat manusia seharusnya semakin rndah hati? Kecerdasannya, kepintarannya. Karena semakin berisi ia, akan semakin lebarlah toleransinya untuk orang lain?
Teriakkan padaku bahwa aku orang yang inkonsistensi. Tapi sampai mati aku akan selalu berkata bahwa relasi2 yang ada sudah sepantasnya dijaga…ketidakbersetujuan kita dengan sesuatu selayaknya memiliki dasar moral yang lurus, logika yang diterima oleh akal sehat, dan putusan hati yang menenangkan.
Aku berada di antara kalian…tapi kenapa aku malah merasa aku yang paling jauh?
Disini, saat ini. Aku merasa menjadi Goliath yang perkasa, sekaligus siap tumbang karena merasa perkasa.
Bukan, bukan karena premis romantis kebersamaan adalah lebih baik. Bukan itu (maaf, tapi kadang kerja sendiri memang lebih efektif kok.its true), tapi karena dibalik semua pekerjaan2 itu, ada hal2 lain yang lebih besar, hal lain yang lebih tinggi nilainya..
Perjuangan kalahkan rasa ‘tinggi’
Tidak merasa sombong meskipun ‘berhak’
Dan gak perlu merasa ‘selain kita berarti buruk’.
Seseorangberkata padaku, “heggy, aku titip ini untuk kawan2 disana: toleransi dan kebersamaan”. Dia mungkintidak tahu bahwa itu saja tidak cukup, maka kutambahkan, “akan disampaikan, tapi tolong. Berikan dua kalimat ini untuk kawan2ku disana: ikhlas dan itqon (profesional)”
Taukah kawan? Arogan adalah hal paling buruk, karena ia menegasikan semua hal2 nyata yang dilakukan. Dan ia dekat pada dengki…
We are eagle. And the others? Ouw.,..they are just the insignificant seagull.
Bukankah seorang raja tak pernah mengklaim bahwa dirnya adalah raja (even so dya tau dia raja), tapi pengakuan dari hati dan bibir orang lain adalah pertanda mutlak kemenangannya…
Hari ini, entah kenapa. Aku muak dengan sikap kawan2ku, sikapku.
Ps: yang lain, kalian butuh waktu untuk faham. Maka, berikan kami waktu untuk menerangkan gaya2 kami yang berbeda ini..we need to talk. Heart to heart. Aku tau, kalian hanya akan mendengus mendengar usulku. Tapi ini layak dicoba..(*dgn catatan, gak ada satupun yang bawa jaketnya {ngerti maksud gw kan? Apa bisa?pesismis…})