aku tidak lupa.hanya…
assalamualaykum…
Rabbana, pas beres ngaji kemarin dan ngerampok SAKSI si teteh, gw bc2 dirumah. astagfirulllah..kemana aja gy selama ini? mimpi?! tidur?! jadi pengennampar diri sendiri deh. kamana wae jang?????
dan hari ini ditambah dgn baca blognya teh lulu. tambah malu…
semakin jauh kau heggy dengan apa yang kau cita2kan dahulu. malulah kau heggy….kau terlalu egois!!
hei para mujahidin, tetes darahmu ALlah hargai tinggi sekali. aku tahu kenapa…karena di tiap tetes darahnya, di setiap bulir itu ada tasbih yang tidak ALlah relakan untuk menghilang terbasuh air. membiarkan setiap buliran itu menjadi saksi atas keberanianmu yang mengguncang arsyNya..
bahkan ketika gendang peperangan sudah ditabuh..
tak jua kita bangkit. pagi sudah lewat bung! hanya jingga sore menunggu…
tak terjawab. karena kita terlalu bersuka dalam luka
membisu karena malu..
malu. ketika luka dan pilu itu tersapu…
dan kita masih disini. berdaya menuliskan bait-bait sakit hati…
tidak yang lain. dan tidak pernah yang lain…
*Kau tau bahwa ada mereka. dan memang hanya mereka.
Allahummanshuril mujahidiina fii kulli makaan wa fii kulli zamaan.
ampuni kami yang terlalu ini wahai Allah…"