Archive for August, 2008

berdamai dengan hati sendiri

Tuesday, August 12th, 2008

assalamualaykum..

alhamdulillah..Sang Penggenggam Hati kembali berbaik hati (bukankah memang selalu begitu?),

aku berdiri lagi..tidak dalam penolakan.

tapi tunduk pasrah. dalam binar yang mencerahkan..

Alhamdulillah.

*jzk untuk a uq ^^

Because you live

Sunday, August 10th, 2008

Because you live and breathe…

Because you make me believe in my self when no body else can help  -Jesse McCartney-

Untuk: Sekret Osis, Mushalla Ar-Rahmah, TOSIS, Kelas 1-5 dan Ipa-5, WL TEAM, Pasukan LKBB yang Juara 1 ^^, momen Mapres 2007, wawancara tanoto, dan UMB 2008 di UNJ.
untuk hidayati, linda,maya, pin, cew, ginpus, cune, abah, io, nur, mbak arie, dahlia, randy, pat, fahmi, teh bai, teh dara, gina gong, lia, bocil, ayi,mitra, dan yang terakhir: untuk papa.

menolak untuk takluk

Sunday, August 10th, 2008

Ada satu cerita

Di zaman yang bahkan cinta sudah menemukan bentuknya yang mulia.

Diketahui ada seorang laki-laki yang tergila-gila pada seorang perempuan..laki-laki tersebut mencintai sang perempuan begitu rupa, gayung bersambut, si perempuan pun mencintai laki-laki yang mencintainya. Mereka mencitai dengan tulus, meskipun belum menjadi cinta misi..tapi cinta mereka adalah cinta jiwa yang halus..

Sayangnya, cinta mereka tidak bisa dipertautkan..karena kondisi sosial tertentu. Mereka tidak dapt bertemu, bersitatp dan melepas rindu.

Hingga si perempuan pun akhirnya tidka mampu menahan diri dari kungkungan rindu dan berkata

“ tunggulah aku, aku akan memasuki rumahmu begitu hari gelap..”

Kata-kata si perempuan menampar kesadaran si lelaki, ia merasa malu telah merasa diperdaya  oleh cinta jiwa yang selama ini dimilikinya..

Dengan berat hati laki-laki ini berkata “sungguh, aku malu pada Allah..ada Ia yang mengawasi kita. Dan apa yang kita lakukan sungguh telah terlalu jauh. Aku malu padaNya..”

Bagaikan disambar petir, kesadaran pun menelusup tiba-tiba dan cepat pada si gadis..

Menyadari bahwa ia telah terlalu jauh melangkah atas nama cinta jiwanya, gadis itupun pada akhirnya mewakafkan hidupnya untuk beribadah. Tapi tahukah? Bahkanketika ia mewakfkan hidupnya untuk ibadah, cintanya tidak mati…justru semakin subur dan terpelihara

Cinta nya berubah menjadi pilinan kata-kata penuh harap dan rintihan doa terbaik untuk kekasihnya

Rindunya menyublim menjadi keyakinan bahwa Allah akan mengembalikan cintanya di tempat terbaik.kelak.

Tapi cinta jiwa memang memiliki karakteristiknya sendiri. Ia tidak hanya dapat dipuaskan dengan harap dan kata-kata yang menembus arasy Allah..ia membutuhkn kanal-kanal penyaluran. Karena rindu itu butuh untuk disampaikan, wujud cinta itu mungkin dapat dipuaskan dengan sentuhan fisik, dnegan telinga yang lega mendengarkan suara kekasihnya, dengan tatapan yang bersirobok dan meneduhkan..

Dan jiwa yang menginfakkan hidupnya untuk ibadahitupun ambruk. Ia tak lagi kuat menanggungkan beban cintanya yang menggunung..menggunung namun tak ia bagi.

Hingga akhirnya Allah memberinya kemuliaan dengan mematikanya dnegan menanggungkan rindu pada kekasihnya di dunia…syahid kah ia? Aku tidak tau..

Lalu, bagaimana kabar kekasih wanita itu?

Adakah laki-laki itu lapang setelah ia menyadari bahwa cinta jiwa mereka yang dalam telah sekali dua kali salah melangkah…?

Lelaki itu menempuh jalan yang tidak jauh berbeda dengan kekasihnya, ia menkonversikan cinta jiwanya menjadi cinta misi..untuk Tuhan dan ibadah saja…

Tapi benarkah semudah itu? Jawabnya pasti tidak.

Toh pada akhirnya, saat wanita kekasihnya meninggal, sang lelaki shaleh tetap tergugu dipusaranya, meratap dan mengadu pada RabbNya. Rindu dan cintanya tertumpah berserak di depan pembaringan sang wanita…dan satu persatu dijumputi oleh para malaikat hingga naik ke langit ketujuh dan menggetarkan penghuninya…

Kelelahan berdoa, sang lelaki tertidur di pusara sang kekasih. Dalam tidurnya ia bermimpi bertemu kekasihnya, dalam wujud yang sangat cantik,,,

sang wanita menyapa sang lelaki dan berkata “ apa kabarmu? Aku baik sekali dengan keadaanku disini..kapan kita akan bertemu dan bersatu? Lupakah kau padaku setelah selama ini? Tahukah kau kekasihku..aku selalu menunggumu…”

sang lelaki yang takjub melaihat kekasihnya hanya berkata, “ aku rindu sekali padamu…tak pernah seharipun aku lupa padamu..doakan agar aku bisa segera menyusulmu, dan kita bisa berkumpul dalam keadaan yang lebih baik..”

dan tahukah?

Hanya 7 hari setelah si lelaki bermimpi. Allah mengabulkan keinginannya untuk berkumpul dengan kekasihnya..

~ Kisah yang ekstrem bukan? Mungkin kalo ditanya, gak ada satupun dari kita yang mau punya kisah cinta yg lebih tragis daripada kisah sinetron kayak cerita diatas. Tapi..bukankah ada banyak hal yang bisa diambil? Bahwa ternyata cinta punya mekanisme kimianya sendiri, ia tidak berdiri digdaya dnegan hitung2an logika, seperti dua kekasih yang memilih untuk berjalan sndiri2 sebagai hukuman bagi diri mreka sndiri, namun di sisi lain saling merindukan, saling berharap, dan saling mendoakan..rasanya seperti apa? Pasti menyiksa..*itukah cinta? Membuat kita menjadi begitu masokis?*

Begitukah cinta? Konstruk sederhana yang membadai jiwa manusia dengan hebatnya?

Aku sudah melihat kehebatannya..sekaligus dampak merusaknya yang dahsyat! Dan di titik ini aku berikan salut terbaikku untuk mereka,para pencinta gagah berani yang melandaskan cinta mereka pada cinta misi yang agung, dan cinta jiwa yang suci:

Hidayati sarah, Lintang D.F, Arfika, Shanti N Andien, Ivan Ahda, M. Ismail Faruqi, Ahmad Fathul Bari, Zulifan, Puwo Udi Utomo, Zainul Azmi

~ tak ada pilihan. Dan jika harus memilih, sepertinya pilihan kayak cerita diatas jadi alternative utama.

Id, ego, super ego. Berperang dan berkompromi setiap saat. Tapi selalu ada hal2 mendasar yang tidak bisa dikompromikan. Kaku? Tidak, aku tidak menyebutnya begitu…dalambahasaku, aku menyebutnya sebagai postulat. Satu hal yang hadir dan tidak perlu diperdebatkan lagi…

Pun begitu, postulat tidak selalu menggembirakan hati..tapi yakinlah, selalu melapangkan pada akhirnya

malam bintal…

Sunday, August 10th, 2008

Malam bintal..

0817624****

“gy, ngapain ke smansa?”

08138367***

“Hei..di skul jg? Dimana? Iya, lagi bintal. Lswk?”

0817: ooh…di gerbang dalem,depan

Dan gw yang lagi ngisi sesi purna bareng akang teteh dari segala angkatan gak pake pikir panjang langsung minta izin ke forum untuk turun ke bawah. Gw lari sekenceng mungkin dari kelas samping ipa 6 jaman gw, lari kenceng cuman untuk liat dia. Nurunin tangga dan nabrak2 instruktur. Fiiuh…nyampe gerbang dalem. Celingukan cari sosok itu. Ah..dia gak ada, ga bisa sms-an krna hp ketinggalan di tas (biasa bgt). Muter2 smansa, dari depan ampe belakgn, udah kayak orang bego bgt!. Udah nyari ga ada juga, nyerah. Balik lagi ke atas.

Sampe atas buka hp. Bener aja. Sms2 dia masuk.

0817: dimana? Turun dong gy..

0813: aku dah kedepan, kamunya ga ada. Udah kayak orang bego nyariinnya.

dibales

0817: dimana? Turun dong gy..

Lagi, izin forum (dan kali ini dah pake dipelototin ma akang teteh lain.haha) dan lari kebawah lagi.

Dari jauh, ah!!ada dia!! Lagi ngobrol ama eros. Hehe..seneng. dan berasa bgt kalo senyum gw malem itu tuh bukan Cuma bibir ma matanya aja, tapi seluruh jiwa gw senyum juga ^^.

Sambil engah2 karena lari, Cuma bilang “ hei…”

Eros liat gw dan bilang “nih anaknya, dari tadi elu dicariin ma dia tau!”

He..*nyariin gw ya? Mau ngapain? mau konsultasi? Atau Cuma mau dengerin gw cerita?sakit ya loe..*

Dia Cuma bilang “heh” tapi sambil ketawa2 teu puguh.. *ah!kangen bgt liat senyum loe brur!*

Ga ada waktu dan emang ga pernah bisa ngobrol kalo menyengajakandiri untuk itu (aneh kan?), akhirya malah ngobrol ma aswan, nevi, a gatot, dll dari LSWK. Trus, eros pamit pulang. Dan pas pamit eros bilang, “doain gw lulus ya gy”, gw: ha??elo belum lulus ? sama dong ros!!hehehe…trus dia (si 0817) nyeletuk, “ah dia (gw maksudnya) mah lulusnya dah disetting. Kapan aja dia mau, sebenernya bisa aja. Bandel sih…maunya maen2 mlulu dikampus. Ya Gy? *duuh… Makasi lho untuk bilang klo gw cerdas. Gengsi bgt sih mau muji gw?hehe*

Eros bilang “iya nih, elo kan gy kesenengan maen2, makanya lama. Padahal bisa tuh lulus”

Gw: apanya yang bisa? Inget gak pas sma kita sebangku, gw bodoh luar biasa untuk fisika, dikit2 nanya.hehehe…

Gw, eros, dia ketawa2.hmm….aku senang!!

Akhirnya eros pulang.

Aswan lagi ngobrol ma nevi, gw? Akhirnya bisa juga nyapa si gendut itu.

Hei,,,

Hei..

Udah aja diem,haha…aneh bgt!!

Nevi teriak, aduh! Neneknya zae meninggal.

Waduh!! Gw langsung balik kanan, Tanya dia “ bener nenek zae meninggal? Kok gak jenguk?
dia malah Tanya gw, “hah? Baru tau dari heggy tadi”
gw: kok bisa sih gak tau (mulai mau marah2), kan satu liqo!!ko bisa gak dikabarin…

Degng!!! Dia jawab “ udah lama nggakkali ya, jadi gak dikabarin”

Gw: APA???!!!!

Dia: udah lama gak bisa ngaji,bentrok mulu,,,kayaknya mau dipindahin deh kesana deh.

GW: *dalamhati komen, pantes..aneh bgt”

Setelah itu,pembicaraan mesti gw cut karena kalo dilanjutin gw tau ntar akan kemana2, dan gw gak mau. Gw lagi ga fit (ngerti kan?) gampang teparnya,hehe..

Akhirnya izin keatas baliklagi ke pandawa. Berpikir untuk gak ketemu lagi ma dia malemini.

Pas ke atas,pandawa dah selesai, yaaaah….

Turun deh. Ketemu lagi ma dia, tapi dia dah siap2 mau ke kuburan cina untuk control UPK LSWK. Udah ada di mobil, siap2 mau jalan.

Dan gw masi sempet sms dia

0813: phew..kaget juga dengernya. Diurus deh tuh pindahannya, otak ma hati kita kan punya hak yang harus ditunaikan juga…

Berhadap2an, tapi sms-an.

0817: =) iya bu…

0813: jgn janji sama heggy, sm diri sendiri aja..

*seneng deh malem itu, ketemu dan silaturahim ama banyak orang. Dan ketemu ma dia jg. Dia yang katanya lia gw dalam bentuk yg beda (versi cowoknya.hehe..emang rada mirip sih melankolisnya). Saudaraku, si gendut yang sering bgt gw marahn karna kalo OL lama bgt responnya!!huh!. heggy seneng ketemu rangga. Gak banyak bicara emang, tapi itu cukup kok…
jgnlupa diurus ya pindahannya. Jgn bikin hg khawatir atuh..
oiya, bentar lagi 2009. Rencana yang dulu (ikhwan2 aneh) akan ada yang dikonkretkan? Let me know…will ya?

**eh, yg baca ini jgn pd mikir aneh2 ya. Dia tuh temen hg yang baik bgt (ngapain repot2ngejelasin gy?hehe..biar ga ada dzon aja sih). Bukannya mau kasi pengecualian, tapi kalo kalian anak smansa bogor, tentu saja kalian akan mengerti definisi pertemanan dan jalinan silaturahim kami..^^

***makasi untuk io karna dah nge-list gw. Tapi..gw gak cocok ma pujangga.haha..canda yo!

Dan untukprima yang sudahmengingatkan gw ttg “gw 14, angkatan yang juara 1”,hah!!sombongnya…tapi bener sih!hehe…

Malam itu, mental yang dibina bukan Cuma angkatan 21 (waduh,,udah 7 taun lepas dari pandawa?) tapi juga mental gw. Somehow…

~teriring doa untuk 21. Pintunya dah kita kasih, kunci2nya ad ditangan kalian. Terserah mau buka pintu yang mana, kalo kalian cerdas dAn berniat tulus,pasti bisa. Bolahkah gw berharap bahwa sejarah akan berulang ditangan kalian? Mari berusaha adik!!

Sophisticated

Sunday, August 10th, 2008

Sejak lama menyadari bahwa gw bukan tipikal manusia birokrat. Gak suka ma ritual, upacara2, simbol2, unggah ungguh gak berdasar, dan hal2 rutinan dan siklikal gak jelas (contoh: nyanyiin mars setiap kali mau mulai acara, atau nyebutin sumpah2  apagitu..kyk ppsdms?hehe..)

Hari ini, pas gw ikutan PKN PPSDMS semakin menyadari kadar kepekatan dan ketidak sukaannya bertambah, semakin dalam. Maaf, tapi itu fakta ttg gw.

Sumpah, jengah bgt dengar, liat dan merasakan hal2 kayk gitu lagi. Diumur gw yang sekarnag 22 tahun. Karena gw rasa, gw dah ngalami hal2 kayak gitu sejak gw smp. Dan cukuplah ya…ini mah bukan saatnya lagi untuk bebegituan, tapiitu kan buat gw, untuk yang lain? Mungkin justru baru mulai atau kalopun dah dari lama ngerasain hal2 siklikal kayak tadi, masih belum cukup ngebosenin buat dya. Hmm..bisa jadi.

Pernah dnger ada orang yang bangga kalo dia bergelar Raden, RR, Kanjeng Mas apalah, atau kalo di suku gw, sering dipanggil Sutan…(yg gw inget, Sutan Mangku Alam. Halah!!berat bgt tuh pasti mangku alam.kayak dewa atlas dari Yunani deh,heheh).

Hal2 yang katanya sophisticated gtu entah kenapa gw benci. Gak benci secara overt sih..tapi jauh didasar kesadaran gw sebel ma yg kayak2 gitu..

Pernah satu kali gw liat sisa2 pesta Begawi (pesta yg ditujukan untuk memebrikan gelar Sutan pada seseorang, caranya? Dia mesti motong kerbau dan kasih pesta untuk kampungnya. Sungguh aneh..) kakek gw (I called him, Datuk)  dan ya Allah…istigfar deh..

Kawanan setan bersorak2 kayaknya. Boros!!inefisiensi. ups!berhenty gy, sekarng bukan waktunya kritik satu tradisi ttt, tar ada waktunya kok.

Yg gw mau tulis disini adalah betapa sophisticated kakek gw itu.

Di zamannya, beliau (almarhum) dah jadi sarjana (lampung zamn itu jgn bayangin ada Unila ya..), punya pekerjaan mapan yang berefek pada gaya hidupnya dan keluarganya.

Banyak cerita2 seputar beliau yang biking w pada akhirnya faham, kenapa predisposisi untuk doyan ma hal2 bombastis, keren, dan wah tuh dikit bgt nempel di gw.

Pertama: gw emang gak diturunkan gen  untuk suka hal2 yg “blink2”, wah dan gede. Kakek gw yg begitu wah aja, tawadhu’ bgt…

Kedua: efek dari soooo sophisticated tadi tenryata Cuma zaman gw yang rasain. Datuk keburu meninggal sebelum beliau liat hasil dari pendidikan dan gaya hidup yang dia terrapins elama ini. Dan kalo bole jujur, hasil didikan sophisticated (baca: duit ditebar dimana2, faham duniawi berat!, kuliah dimana; kerja dimana itu jadi hal yg penting. Tapi justru minor ma hal2 esensi: hidup tenang tapi bahagia) itu gakada bagus2nya sama sekali, cupu!!malah bikin mental lemah..

Nah, mungkin itu dua dari beberapa alasan lagikenapa  gw gak suka ma hal2 sophisticated (dlam definisi gw. Definisi sempit).

Gak praktis, melanggengkn hierarki, memabut karaktermati dan manja, bikin manusia jadi gkmau belajar dan usaha!

Maaf, kalo postingan kali ini byk bgt nada minornya.

Ya..pada akirnya gw memilih untuk minor ma yg kayak2 gtu. Hehe…pure pengalaman pribadi

epik kepahalawanan

Sunday, August 10th, 2008

Ada yang suka baca buku2 sejarah atau cerita dan dongen kepalawanan gak? Gw suka! Meski gak terlalu nyambung ma jalan cerita layaknya Ko Ping Ho atau cerita2 sejarah kepahlawanan zaman2 kerajaan (kerajaan manapun), tapi gw menikmatinya…

Masuk ke cerita itu kadang bisa dnegan enteng menjadi pemain drama sendiri. Seru!!dan sekonyong2 heroisme bakal jadi konstruk sederhana, sesederhana kita ngerti jalan cerita The Dark Khight-nya Batman.heu…

Tap bukan epik kepahlawanan macam itu yang mau gw bahas hari ini. Blog kali ini gw tujukan untuk adek kelas gw yang namanya Dita Adi Septianita. Si jangkung manis putih dan bergaya anak-anak. Oh iya, shalehah dan berbakat luar biasa di bidang Biologi. Hm…luar biasa bukan?

Anak luar biasa itu sekarang lagi berjuang. Bukan untuk olimpiade Biologi sayangnya, tapi berjuang untuk hidup. Dita sakit, dia didiagnosis sakit TBC tulang belakang ma dokter. Keadaannya payah bgt…duduk ga bisa. Apalagi jalan dan lari kayak yang sering dia lakuin dulu.

Kita terbiasa gak sih liat orang sakit? Kayaknya sih gitu ya…tapi pernah gak sih liat orang sakit yang justru malah ga pernah ngeluh. Ngeliat orang sakit yang jutru balik ngehibur para penjenguknya dengan becandaan, karena kebanyakan penjenguknya akan nangis liat kondisi si sakit. Inilah paradoks pertama sekaligus yang menjadikan gw menulis blog ini dengan judul diatas.

Dita, anak pintar yang sekarang terbaring itu dimata gw berubah menjadi seorang pahlawan.
dia hebat luar biasa…bukankarena dia sakit dan dia gak ngeluh untuk itu, tapi karena sakitnya justru dah bikin banyak orang dapat banyak hikmah…dan dia membuka kanal-kanal hikmah itu dengan amat dermawan..dita yang seharusnya disemangati , malah berubah jadi suluh penyemangat orang2 yang sehat, malah jadi pemantik rasa peduli untuk banyak manusia yang bahkan mungkin gak kenal dia…

Dita buat gw jadi pahlawan. Karena sampai detik ini gw menulis blog, dia masih harus berjuang (bertahan dan bertarung) dnegan semua diagnosis itu, dia juga berjuang untuk gak jadi kasian ma diri sendiri, menolak untuk takluk dan jadi lemah dengan keadaan yang terbatas..

TBC tulang belakang, terancam akan lumpuh, mesti operasi beberapa kali, studi tertunda, dan banyak hal lain yang mesti dia tanggung.

Untuk ujian seberat itukah seorang pahlawan (in my term lho ya) hanya sedikit dihadirkan?
karena mungkin banyak orang yang diuji dengan cobaan lebih berat, namun tak mampu menanggungkan bebannya..mereka bahkan berubah menjadi aib. Aib kepahlawanan?

hegy yg genuine

Wednesday, August 6th, 2008

gw terbiasa bicara dgn bahasa kiasan. metafora. implisit. dan itu heggy

tp hegy pun bisa bicara lantang dan blak2an.

kali ini gw mau bilang:

gw benci patrya pratama!

gw kesal ma sys!!

gw ngamuk ma pongki!!!

*anyway, gw dah bilang ma ketiga elemen diatas kok ttg semua gundah gulana gw ttg mereka. berharap bisa solutif.

hegy yg genuine seringkali tersamar lewat persona. tapi percayalah, tetap ada bottom linenya untuk melihat heggy genuine atau tidak.

egois.

*tebak, sekarang genuine atau gak?

Agungdan Keagungan

Wednesday, August 6th, 2008

H-24 hari menjelang Ramadhan..

Berdebar hati ini membyangkan bulan mulia itu akan segera hadir. Merinding, bahkan hanya dnegan membayangkan nuansanya. Ramdhan selalu berarti banyak untuk hg. Di bulan itu, pengekangan2 secara sadar diberlakukan terhdap diri. Pilihan memang.,.,.tapi itulah kesempatan untuk bisa jadi lebih kuat: lebih keras dengan diri sendiri. Apalagi ada jaminan, bahwa dibulan mulia itu Allah memudahkan dan melapangkan smua kanal agar kita bisa lebih mudah berbuat kebajikan.

Dibulan itu, entah kenapa. Gangguan2 lebih banyak hadir. Lebih berat terasa. Dan lebih menantang. Apalagi di rumah. Hehe…

Di satu forum, ada ustadzah yang berkata. Bahwasanya indicator gagal ramadhan adalah perilaku yang tidak kunjung berubah jadi lebih baik saat lepas dari bulan Ramadhan, atau, turunnya kadar keimanan (dilihat dari amalan2 harian) saat Ramadhan meninggalkan kita.

Maka, pertanyaan yang mungkin diajukan adalah:

Sudah berapa kali kita gagal ramadhan (atau klo terlalu banyak gagal., diubah menjadi berapa kali ramadhan kita sukses?)

Ramadhan, saat dimana semua orang menjadi kapitalis dengan amalan. Saat semua orang berusaha untuk tamak beramal, menjadi lebih serakah dgn porsi ibadah

Rasul lebih pemurah dibanding angin dibulan itu

Ia menggulung lengan bajunya, mengencangkan ikatpinggangnya, dan melapisi diri dengan tawadhu lebih dari hari biasa. Bisa kita bayangkan shaum ala Rasul?

Shaum macam apa itu?

Kita tak mungkin melebihi beliau, maka adakah pilihan yang lebih logis selain dari seoptimal mungkin menjalani ramadhan kali ini dari segala aspek, dari segala kemungkinan yang akan berdatangan?

“sesungguhnya ibadah shaum itu untukKu”

Akan kita berikan bakti dan bentuk syukur seperti apa tahun ini Tuhan kita yang maha lembut itu?

Untuk sekali saja,,semoga Allah berikan kesempatan untukku berbakti dengan segenap kerendahan diri, dgn seluruh daya, dgn sepenuh ketulusan hati, dan keikhlasan tingkat tinggi (berat bgt…).

Ahsanu ‘amala dan itqonul amal. Untuk Ramadhan kali ini dan seterusnya. Amiin…

tuh kan..dia baik

Wednesday, August 6th, 2008

"sedih si boleh tp pulang malm tetp ga boleh

smangat!! 4 some reason, sad not suit u at all"

* 089891424….

jawabanku jelas: aku kan gak punya teman bicara. jadi aku mesti bicara dgn laptopku. tapi makasi ya kafus (ups!)

masih tentang C

Wednesday, August 6th, 2008

Malam itu kamu dibangunkan. Dipanggil dalm keadaan tidak sadar. Diminta untuk membcakan satu tugas yang pernah diberikan. Dengan mata mengantuk, kepala pening, dan keasdaran yang belum pulih seluruhnya kau ikuti aku..

Lulus dnegan terbata-bata. Tapi itu bagus sekali..jujur.

Bukan gayaku melepaskan seseorang ketika ada kesempatan untuk bertukar pikiran, dan kita menghabiskan cukup banyak waktu untuk berbincang. Di subuh buta nan dingin, dibawah temaram lampu. Ah..ingatkah kau?

Aku bertanya, ttg apa yang menjadikannya berbeda. Kau menjawab karena pilihan dantakdir yang Allah berikan. Aku mengangguk dan menambahkan satu konstruk: pengorbanan.

Ya, pengorbanan.

Persinggungan antar system, kelompok, dan individu versus kelompok. Akan kau alami, pasti,

Bukan hanya harta, bukan hanya waktu, bukan absensi, bukan pula kesehatan diri (mental dan fisik ya!he..) yang harus (dan pasti ) kau berikan. Tapi juga dirimu sendiri…ego, super ego, dan id-mu bahkan!

Dan tau apa yang tersulit? Mungin jawabanny aka n bervariasi, tapi untukku dan untukmu mungkin jawabnnya akan sama. Egoisme.

Ketundukan adalah kosntruk lama yang usang dikepalaku, mengikuti adalah hal bersyarat yang tidak mudah ketemui dalam diri.

Dan dimalam itu, kau membacakan surat itu dengan lambat hingga ku bisa merunut artinya sendiri.

Hingga di satu ayat, kita berbicara ttg perniagaan yang menguntungkan, ttg barisan yang tersusun rapi.

Dan aku berada dalam gamang, “jika satu hari nanti aku ada di titik itu, titik dimana aku harus memilih, maka izinkan aku memilih apapun yang akan tetap Kau cintai”

Aku terlalu skeptic untuk bbrapa hal. Tapi mari kita lihat

ps: untuk ddw, anggun, dan satu lagi hg lupa. kalian luar biasa! semoga Asshaf tidak hanya ditempel di kepala, tapi dijadikan rujukan saat hati harus memilih…jazakumillah khairan katsira