Archive for September, 2008

24 ramadhan. 23.24. masih juga nge-blog

Thursday, September 25th, 2008

 

Udah banyak postingan hg yang menyebut ttg orang satu ini. Tapi selalu gak cukup. Mungkinkarena kata2 emang ga pernah bisa menggambarkan exact makna dan guratan2 rasa, juga percikan2 sinkron itu…hehe..

 

Dan kembali. Ga tau kenapa. Pas dapet sms bombastis dari teteh di bogor. Org itu yg hg sms-in pertama kali (dan plis..satu2nya).
ahh..sungguh. aku bertanya pada insan yang tepat. Pda orang yang faham. Dia yang sinkron.

 

Tahukah? Dalam hidup. Kdang ngerasa kalo keberbedaan kita tuh diciptakan Allah hanya untuk dipertemukan dgn keberbedaan yang lain, keberbedaan yang somehow bisa buat sinergi2 yang tercipta bahkan tanpa mediasi kata2.
kalo kata mbak HTR, setiap dari kita tuh menebar cinta disepanjang jalan hidup kita, dan percayalah, cinta2 yang tersebar itu akan sampai. Seenggaknya pasti tersampaikan pd satu dua manusia (manusia terpilih). Kalo mbak HTR tersampaikannya ma Bu yoyoh Yusroh (bahkanketika ga kenal pun pas sekalinya ketemu bisa pelukan dan nangis tanpa sebab). Maka, kusimpulkan. Bahwa kepingan cinta (cinta pada misi. Landasannya juga jelas. Jgnpada mikir macaem2 nih..) hg sudah ada di tangan seseorang. Seseorang dgn tingkat kefahaman dan toleransi keberbedaan pada orang lain dgn kadar yang tinggi.

 

Kami berbeda sekolah. Berbeda gender pula. Beda cohort, beda latar belakang, beda ilmu dan wawasan. Samanya dimana ya? He..gak tau deh. Tapi dalam banyak sekali fragmen hidup kami. Kami begitu sering menyambar2. Sahut menyahut. Mengerti dan faham. Meski kadang, perlu waktu juga untuk sekedar ngabur,karna kalo keseringan jadi ga sehat. Jadi saling mengandalkan dan jadi bosen (perna gtu ga sih? Ini juga pertanyaan untuk  2 cewek itu)

 

Makasih ya…
sungguh, sangat beruntung memilikimu dalam hidup yang begitu sempit ini wahai saudara. Semoga seperti kata2mu. Bersaudara hingga ke surga.
dan seperti selalu. pilinan doa akan selalu diuntai. Gakputus2, untuk kebaikanmu, keluargamu, dan kita semua. dunia dan akhirat
*sambil terus berharap, bahwa Allah akan terus meurunkan manusia2 cerdas dan punya jiwa.plus yang ngerti fiqih tadafu’.huahaha*

 

*meleleh deh inget kebaikan2 dan kejahilan2mu. Anyway. Hati hg melembut deh untuk anak bogor nan pintar basa inggris itu. Janji, kalo ketemu ga akan hg serang2. Demi kaka, apa sih yang nggak..hehehehe..)

**he eh, ini teh blog untuk kamuh. Diayangnamanyagabolehdisebutkalokamulewatfisip.hehehe”

Allah pasti sayang sekali pada kalian…

Sunday, September 21st, 2008

“ minggu ini saya sedang kemoterapi, insya Allah bulan Oktober saya dioperasi”. Lantang, diucapkan di forum besar. Dan hg tau, dari nada suaranya, pasti kamu sambil tersenyum mengucapkan itu. Ya kan?
tapi kamu ga bisa bohong ma heggy. Heggy anak psikologi, dan hg auditori. Ada gemetar dalam suaramu, meski lemah, tapi getar itu tertangkap, sesaat sebelum kamu mengakhiri kaliamt bombastis itu dengan tawa renyah (seperti biasanya). Kanker otak.
ga lupa, karena saat itu dia harus menjabarkan keadaan diri dan keluarganya, dia juga menuliskan fakta2 bahwa saatini dia adalah tulang punggung keluarga. Dia yang menafkahikeluarganya, dia juga yang membayari adiknya sekolah (SMP) dan tentu saja membayari kuliahnya sendiri.

“gy, dah tau kabar fulan? Dia kecelakaan.gegar otak, dan keadaanya makin parah!”.
dalam satu forum kalimt itu terlontar dari Edwin. Merasa perlu mengkroscek, maka bertanyalah hg pada kawan2 terdekat si fulan. Dan herannya, mereka yang katanya kawan dekat itu tak tahu apa2. Sampai akhirnya diketahui (setelah susah payah) bahwa betul si fulan kecelakaan, dan gegar otak.
apa pasal kawan2 dekatnya tak tahu? Karena H+1 dia kecelakaan, fulan masih bisa menghadiri buka puasa senat fakultas angkatannya, dan sepanjang bertemu muka dengan saudara2nya di SEnat, dia selalu tersenyum, menanyakan kabar saudaranya, dan tidak pernah mengeluh (amat kamu kak).
gegar otak ringan mungkin, tapi tetap saja. Hari pertama kecelakaan, fulan masuk UGD. Tapi ditelantarkan karena gak punya biaya. Akhirnya pulang, dan ternyata makinparah karena gak dirawat semestinya. Di lain sisi. Ayah fulan memang dah sakit sejak lama. Hanya bisa berbaring di rumah.

 

Dua kisah diatas hg tulis bukan untuk mengurai airmata pembaca, apalagi sekedar melampiaskan syahwat kalam dan emosi yang ada di hati. Insya Allah gak begitu. Hg Cuma mau sekadar berbagi aja. Karena hg pikir ini sebuah hal yang istimewa. Spesifik ttg dua orang diatas. Dua orang yang luar biasa (mereka berdua tuh tokoh nomor satu di fakultas2nya), yang kemungkinan besar orang tidak akan menyangka mereka sedang dilanda ujian sebegitu berat. Karena dalam keseharian mereka amat normal,amat biasa.
hg tulis ini, biar hg selalu inget kalo disatu kurun waktu, hg punya saudara2 hebat luarbiasa yang memberikan contoh lewat tindak tanduknya. Diam tak bersuara, tapi meninggalkan gaung dan efek luarbiasa dahsyat.
dua orang khadim, pelayan masyarakat yang meninggikan kepentingan banyak orang ketimbang hal2 pribadi (walau kadang hg suka bingung sendiri ma pilihan2 kalian). Dua orang manusia luar biasa yang kuat secara ruhi.
dua orang hamba Allah yang tunduk merunduk pada keputusan TUhannya, dan tetap ridha…
dua manusia biasa (sama kayak hg) yang punya ketegaran tak lekang waktu (aku tau kalo kalian dah lama kan ada dalam kondisikayak gitu)
dua manusia normal layaknya, dan Allah beri taufik untuk terus berusaha dan percaya pada kekuatan janji Allah, “ bahwa dibalik kesulitan selalu ada kemudahan”

Aku merasakan betul keikhlasan kalian, wahai saudara-saudara seperjalananku.
hgtau, diluar sana. Kesedihan plus kisah2 ttg keikhlasan dan ujian masih bertebaran (kita ada di negeri 1001 duka dan harapan bukan?). tapi melihat dan merasakan sendiri bahwa didekatku ada sosok yang nyata dan bisa kusentuh kehidupannya tetap membuat efek dan getaran tersendiri..
melalui kalian, hg kembali merasakan kekuatan2 tersembunyi Allah tuh bermain peran. Semakin kuat.

Ah, sedari awal hg menulis ini. Hati hg gerimis. Sedih, cemburu,iri, bingung, takjub jadi satu.
terasakah  oleh kalian, cinta Allah begitu pekat. Hingga ia membuat kalian tak bergegas pergi menjauh. Melainkan mendekatkan dengan beragam tantangan untuk digenapi dan diselesaikan?

 

Makasi ya dah buat hg berpikir dan mau bertindak untuk hidup ini dengan lebih baik. Kalian berdua sudah memediasiku begitu rupa. Kalian berdua, tetaplah ikhlas dan sabar. Karena dari sana, satu satu kepingan hidup akan tersusun rapi. Melelahkan mungkin…tapi kalian pasti faham bahwa janji Allah amat pasti, semua ada ganjarannya. Semua akan dibayarkan tunai. Tidak terkecuali kesabaran dan keihlasan itu. Ayo kawan!! Kalian pasti bisa melaluinya..hg yakin!!. Dan hg akan selalu bantu. Sebisa dan sekuat hg.

Jangan berenti untuk percaya ya…Allah gak pernah kasih sesuatu yang gak pernah bisa ditanggung hambaNya kok. maka bersandarlah, yakin dan jalani. Kita hanya perlu melakukannya dengan iklas dan usaha optimal sekali lagi, sekali lagi, lagi, dan lagi.

 

~teriring maaf untuk fulan pertama. Waktu nt bicara kayak gtu, hg langsung pergi berdiri, maaf ya pak…hg terlalu gengsi untuk membiarkan orang2 liat hg sesegukan. Lagian, nt juga pasti ga suka

~dan untuk fulan kedua. Kak, hg belum telfonatau sms kaka bahkan sekedar Tanya kabar pun nggak. Hehe…afwan ka. Menunggu hati kuat dulu (kenapa jadi hg yang lemah?!!!!).

hg teringat pada satu kalimat,

“ amat beruntung menjadi muslim. Karena apabila mendapat kebaikan maka ia bersyukur, dan apabila mendapat ujian maka ia bersabar”.

 

 

Kalianberduahebatsekali. Uhibbukum fillah..(karena ga ada kalimat lain yang pantas menutup blog ini selain sepenggal kalimat komitmen tadi)

 

uti kreatif!!

Sunday, September 21st, 2008

” uti kreatif bgt deh. tiap kali dirumah pasti buat sesuatu. hehe…”

respon hg? “hm…” padahal dalam hati: huks..pengen nangis…hiks..terharu!! adik bungsuku nan tinggi EQ-nya berkata demikian, cm karena dia liat dadar gulung coklat isi keju, es buah (yg tadinya mau dibuat mocktail tp ga jadi karena 5 menit lagi bedug), dan chocochips cookies kesukaannya (buat bro, bukan beli).

cuma sehari dalam seminggu (itu pun selalu kepotong karena tiap ahad hg ngaji). tapi itu cukup kan dek? ntar ya…uti tambah waktunya, doain aja uti punya waktu luang yangbanyak biar bs serign2 dirumah dan masak untuk kalian2.

satu arjunaku berkata demikian. tidakakan kutukar dgn pujian dari syapapun ^^. itu cukup

i did it!

Sunday, September 21st, 2008

 

Alhamdulillahirabbal ‘alamin…segala puji hanya milik Engkau.
fiuh…akhirnya, hg lakukan juga! Lega. Ada kelegaan luar biasa saat sudah melakukannya.

Setelah selama ini jadi gamang dan linglung sendiri dibuatnya, akhirnya bisa juga berpikir matang (iya gak ya?) dan berkontribusi untuk hal yang satu ini.

Dulu, hg pernah minta didoakan agar hidup  hg tenang dan pasti. Karena setelah merasakan satu fase normal pada tahapan perkembangan dewasa muda hg ngerasa kalo hidup hg jadi kurang terarah (*dalam hal ini saya memang suka defensive dan berbeda dgn banyak orang, jika sebagian orang menikmati fase ini. Saya justru paling menghindari,karena tau ga akan bisa meregulasinya dengan cukup baik ^^)

Sekarang, ketenangan dan kepastiannya emang belum ajeg. Tapi hg bersyukur bisa ambil bagian dan berkotribusi aktif untuk dua konstruk tadi jadi nyata.

Sejujurnya, hg gak terlalu pede untuk begitu. Tapi entah kenapa, hanya berpikir bahwa Allah tuh selalu kasih ujian yang sama kalo kita ga juga bisa lulus. Setelah beberapa kali trial dan hasilnya selalu sama (selalu nihil dan jelek) hg putuskan untuk melakukan langkah ini. Last step.

Bersyukur dengan segenap jiwa raga bahwa ternyata ini adalah sebuah ujian yang amat menantang tidak hanya secara kognitif tapi juga secara psikologis (afektif maksusnya). Hg dituntut untuk breakthrough. Mungkin ga selalu breakthrough tapi itu jadi acuan bahwa dalam proses regulasi satu fase perkembangan dewasa muda ini hg banyak bgt dapet ilmu baru. Mesti puter otak banyak2 sambil tetap dengar apa yang hati nurani bilang. Terlebih, hg belajar untuk bertumbuh (sambil menumbuhkan orang lain yang juga terlibat) dan berkembang.

 

Alhamduliilah…saya merasa amat kaya. Dengan semua ujian dan proses belajar selama ujian itu berlangsung.

Danpada akhirnya, hanya mengingat janji-janji Allah saja, bahwasanya semua akan diganjar sesuai dengan yang seharusnya. Bahwa takdir akan bertemu dengan ingin (doa dan harap) apabila diperkenankan, dan fakta bahwa Ia selalu memberikan yang terbaik yang kita butuhkan (ketimbag yang kita inginkan) adalah benar adanya.

Heggy yang selalu melonacat2,labil, inkonsisten, dan emosional. Tapi untuk perkara penting seperti ini (satu kawanku pernah menegur keras ttg betapa hg amat sulit untuk pay attention sam org dan hal2. Bahkan yg penting sekalipun), hg merasa bahwa ini lahir dari kegundahan yang meminta untuk dibenarkan, diluruskan, diselesaikan. Ini harus ada akhir yang jelas.

 Dan seperti selalu. hg selalu jadi actor utama dalam lakon yang hg buat. Maka, kali ini pun demkian. Hg adalah sutradara, yang mengarahkan sebisa hg lakonnya akan seperti apa. Terlepas nanti pemain2 lain akan berimprovisasi diluar keinginan sutradara.
hg juga produsernya,karena memotivasi, memodali (dgn semangat dan niatan Lillah. Insya Allah) dan berkuasa penuh atas lelakon itu. Dan hg adalah pemain utamanya. Scenario dan adegan2 itu hg yang lakukan.

 

Setelah semua ini, hg hanya bisa bersykur dengan kelegaan hati luar biasa. Gak ada takut karena lakonnya tidak sukses, gak ada khawatir lakonnya dicap negative, ga ngeri ditinggalin pemain lawan karena hg terlalu intimidatif dan kadang byk improve sendiri, dan insya Allah tidak lagi gamang karena harus bermain dengan beban…

 

~dari dulu, selalu. hg hidup dengan gaya dan aturan hg sendiri. Hg mengatur apa yang masih bisa hg atur. Dan kali ini? Masih sama. Kendali terbesar tetap di heggy, meski kali ini porsi yang sama besar (entah kenapa, hg dnegan sadar) diberikan ke orang lain.

Kali ini. Heggy butuh sinergi.

Kita lihat saja…

 

PS: teriring terima kasih untuk Tigor Mulia Dalimunthe. Untuk pengingatan, semangat, dan kejahilannya. I do thankful, Gor. =)

Untuk ka ivan dan bang ai. Juga mereka yang salah faham

Tuesday, September 16th, 2008

Bismillah. Ini smua jujur dan benar. Gw tulis yang ada dikepala gw. Jadi,buat kamu2 yang pernah tanya2. Ini jawabnya

Pertama, hg mau minta maaf ma bang ai dan ka ivan. Gara2 nama kalian berdua hg tulis disalah satu postingan hg di blog FS ini. Jadi banyak yg ngira aneh2 ma kita bertiga. Serius deh, ga pernah maksud untuk bgtu…orang2 aja yang mikirnya lebay bgt!hehe…
terutama ma bang ai. Gara2 hg nulis ttg abang di postingan “laki2 istimewa”, dan kyknya gaya nulis hg tuh nunjukkin respek dan afeksi, jadi banyak yg ngira aneh2. Huhuhu….jadi ngerasa bersalah ma abang dan ehm2nya.hehe…
mereka ga tau sih bang, kalo abang ma hg tuh deket karena kita emang cocok aja frekuensi ngobrolnya. Karena emang banyak hal yang kalo didiskusiin bareng tuh jadi seru!!, ga banyak jg yang tau kalo saat kira ngobrol tuh apa yang dibicarain (coba mereka tau ya? Hehe..pasti mereka minta maaf tuh ma abang dan hg karena dah nyangka yang aneh2. ).

Sadayana, coba di note, sayah ma ai ituh layaknya kakak dan adik kelas. Saling menghargai, menghormati, menyayangi, dan tidak lupa: saling suka membully, hehe…ai ituh suka ‘nyiksa’ dan saya suak nyerang balik. Dan kami sama2 frontal plus ga enakan. Berhubung jarang2 org dgn karakter kayk gtu, maka sekalinya ketemu kami cocok sebagai spparing partner. Naah..para penggemar ai dan penggemar saya (haha..) jgn marah dan jgn putus asa ya!! Hehe…semoga kalian smua ngerti. Dan plis jgn gosipin yang aneh2 lagi, kasian calon istri ai ntar..(masak cemburu ma bocah kayak gw?!heu..)

Trus, untuk oknum kedua bernama ivan ahda. Ini lagi!!
kuran gkerjaan bener yang ngomong macem2.kenapa loe? Cemburu ya?hehe…
santai ma men, hg ma ivan itu apa ya? (ka, apa ni bahasanya??). kai bersaudara. Cocok dan sinkron. Sinkron!!itu dia katanya!!. Kami punya bahasa kami, punya gelombang yang sering nyambung, dan frekuensi yang ga jauh beda (meskipasti tep beda). Karena itulah, hg dan ivan jadi keliatan dan emang dekat. Tapi coba deh..konstruk dekat itu jgn melulu dipersempit. Ga harus kan selalu ada nuansa romantisnya? (hah!!boro2 romantis!! Biasanya jg kita berkoalisi untuk makar.heu..).
sama kayak ai. Ivan tuh menyenangkan untuk diajak ‘bicara’ (ivan ngerti pasti). Kalo kenal gw, pasti nt2 pada akan tau kalo gw kadang suka gak mainstream. Dan ivan lebih dari sekedar orang yang tau akan hal yang satu itu. Dia ngerti, further more. Dia faham.
fakta tak terbantahkannya: org yg bisa faham itu tuh dikiiiit bgt. Dan krna gw dah ketemu ma orang yang kayak gtu (yg faham), maap2 nih. Gw akan sulit lepasinnya. Worth to keep. Dan itu mungkin yg kamu2 persepsikan sebagai ‘dekat kenapa2’.

hhm….Cuma bisa senyum aja sih. Ga ngaruh!! Ya ga kak? Ya kan bang =)

ps: maaf loh dah kecewain kamu, moren, hehe…

Perempuan, laki-laki. Ttg menjadi proaktif dalam cinta? Hweee…

Monday, September 15th, 2008

Dalam satu postingan heggy, pernah ada yang komen. Kurang lebih isinya ttg kenapa sih perempuan tuh rumit banget untuk dimengerti. Orang itu bertanya dan membrikan pernyataan ttg apa coba susahnya untuk seorang perempuan mengatakanisi hatinya duluan ke laki-laki. Dari pada sekedar disimpen dalam hati, dicurhatin ke temnnya, atau paling banter di tulis di diary dan ga seorang pun yg boleh baca. Mana bisa cowoknya tau?!

Simak juga gimana dia kasihcontoh ttg perempuan2 dalam satu zaman yang beda gaya. Yang satu adalah Khadijah dan satunya Aisyah. Pasti tau deh bedanya dimana. Dalam hal kisah asmoro, keduanya Allah anugerahi pendamping hidup terbaik (Rasulullah SAW). Perbedaannya ada pada bagaimana mereka bisa jadi pendamping, ya kan?

Kalo Siti Khadijah MEmilih dan meminta langsung, maka siti Aisyah menunggu dan DIpilih. Perbedaannya mencolok. Yang satu aktif dan satunya pasif. Dan terus terang (Karena hegy terang terus, he…) keduanya halal dan lumrah untuk dilakukan. Sah-sah aja. Bukan satu hal yang bisa digolongkan dalam perilaku abnormal  atau bahkan agresif.

Yang jadi menarik, si pemberi komen kayaknya mencoba membandingkan dgn keadaan dalam konteks kekeinian. Dimana, mungkin si pemberi komen jarang menemukan perempuan2 yang mengambil posisi Khadijah, yakni perempuan yang lebih dahulu meminta (melamar, dll). Di alebih banyak melihat bahwa perempuan2 kini cenderung pada gaya2 Aisyah. Yang menunggu untuk dipilih. Lebih tepatnya dia berkata, perempuan memilih untuk dipilih. He…benarkah demikian?

Kurang lebih itulah keheranan si pemberi komen. Hehe…dan di akhir komen,dia tulis gede2. DASAR CEWEK…

 

Yah, dasar cewek.

Saya, sebagai perempuan. Merasa perlu membuat ulasan (gaya luh! Inimah racauan) mngenai hal ini.

 Gini bro, Perempuan emang punya mekanisme yang beda ma laki2 dalam banyak sekali hal. Respon terhadap perasaan dan Cinta termasuk dalam hal yang banyak tadi. Dalam psikologi yang saya pelajari ampe bedarah -darah(halah…), pertama (secara fisik), strukutur otak laki dan perempuan aja beda. Dimana? Dibagian ttg emosi dan seks salah duanya. Ini, menjadi penyebab kenapa pada akhirnya laki dan perempuan terkdang amat berbeda dalam menyikapi masalah2 terkait ini. Kedua, Disini, kita mencoba menghilangkan bias dengan juga akan membahas secara sotoy dari tinjauan psikososialnya, heu…=)

Adakah yang menyadari bahwasanya laki2 dan peremupuan as konstruksi gender telah begitu menghegemoni dalam khidupan sehari2? Saking mendominasinya, masyarakat yang ada dalam komunitas itu terkadang menjadi begitu conform terhadap banyaknya konstrusi social yang DIbangun tersebut. Karna kalo ga conform (ikutan) maka, diasumsikan org tsb (si individu dalam komunitas) ga bisa adaptif dan survive dsna. Is that true? Hmm..ga ada jawaban pasti. Tapi biar konkret mari kita ambil contoh.

Contoh: mobil itu mainan laki2 dan perempuan itu boneka, betul? Pink itu warna perempuan, dan biru warna laki2, perempuan itu mestinya kerjain pekerjaan domestic,laki2 cari uang diluaran, apalagi? Perempuan ga layak untuk ‘nembak’ duluan, laki2 mestinya yang selalu maju lebih dulu.
contoh hg lazim kita dengar dan kenyataannya gtu gak?
padahal. Coba deh dipikir, sejak kapan mobil identik ma laki2? Dan kenapa juga anak laki2 ga boleh main boneka? atau soal warna yg notabene masalah persepsi dan selera, sejak kapan ada dalilnya kalo laki2 ga bole suka pink? Dan ntk perempuan ga layak maju  duluan, wah…ati2 tuh! Siti Khadijah tuh contoh teladan, Qudwah Hasanah. Jgn negasikanapa yang pernha beliau lakukan dulu dong!!
tapi, suka ga suka. Itulah konstruksi social yang ada disekitar kita. Dan kalo mau ditilk lebih jauh, itu tuh sebenrnya banyak ga masuk akalnya, dan lebih parah. Menempatkan perempuan (khusunya) dalam posisi yang lebih sulit. Anyway, jgn lupa. Lingkungan yang membentuk kita tuh dari semenjak bayi dah kasi kita perbedaan2 itu, wajar kalo pada akhirnya, hal2 yang kurang masuk akal tadi diterima jadi smacam ‘postulat’ (hehe..), satu hal yang emang “udah dari sononya begitu” (haaah..itu mah kata lain dari kitanya aja yang ga berani ‘mengguncang’ norma yang ajeg dimasyarakat)

 

Itulah, kenapa pada akhirnya. Perempuan (terutama yang masih punya dan pegang stereotype perempuan versi ‘normal dan kebanyakan’ –hegy bilang sih mainstream) kadang terkungkung dgngaya2 pasif. Tidak terkecuali masalah cinta dan gaya pengungkapannya.

Lebih spesifik dan kalo yang ini mah emang pure pendapat pribadi yang berbaur dgn pengalaman, nilai hidup, dan skema berpikir. Ttg perempuan yang ga berani untk proaktif soal cinta. Hehe…gimana ya Gor, kalo hg sih ngerasa kalo sebenrnya banyak kok perempuan2 yang aktif (MR gw termasuk,hehe..dan dia mengajarkan pada kami ttg equalnya ‘tanggung jawab’perempuan dalam hal cinta2an,heu…geli!!) dan gak tabu untuk perempuan bersikap sepertiitu, bahkan bagus kan? Jadi ga nyusahin ikhwannya.hehe…
Cuma, emang perlu keberanian ekstra dan kesadaran diri tinggi untuk melakuakanhal2 terkait itu.

secara heuristic, kita selalu diajarkan bahwa umumnya, perempuan tuh kan emang lebih cenderung halus perasaannya, memakai emosi dan perasaan dalam bertindak (kesaannya ga punya kapasitas logika gtu,huu..), cenderung pemalu untuk jujur dalam ekspresi cinta, dll. Yaah….mungkinitu yang sellama ini terlihat dan diamini. Dan mungkin jug aitu pada akhirnya jadi fakta bahwa itu benar adanya. Selain itu, kecenderungan perempuan untut ‘ga tahan banting’ dalammasalah2 kayak gini (ga bener nih..ini mah opini public.hehe…) juga ikut ambil bagian tuh kenapa pada akhrnya  perempuan jd pasif.

 

Tau gak gor. Buat perempuan, kadang lebih mending ga diliat daripda malu ditolak. Mungkn itu tadi,karna perempuan tuh menurut gw lebih serius ngelait cinta dan perasaan (bukan berarti ga ada laki2 yang bgitu, ada pasti). Lebih dalam liat itu sebagai hal yang intens dan amat jauh melibatkan semua hal. Gak Cuma indra fisiknya yang bekerja, tpai juga semua yang dia punya: hati,otak, nurani, dll. Plus ditambah, ego perempuan tuh tinggi bro!! gengsinya selangit (he…betul ibu2?)

mungkin ini bisa menjawab kenapa cowok2 suka bingung ma cewek2.hehe…pernah ada yg becanda gini “ kalo perempuan bilang mungkin berarti iya, dan kalo bilang nggak berarti mungkin”. Bahasa perempuan dan laki2 tuh beda…
ketidakkonsistenan perempuan dan keimplisitannya sebenernya justru senjata untuk bikin laki2 jadi jatuh bangun dan berpikir keras. Tapi justru disana seninya bukan (kenapa jadi bahas seni ya?hehe..).
Freud aja gak sukses2 ngebedah otak perempuan!udah penelitin puluhan tahun tuh..

Yah,intinya. Kita ga selalu bisa melihat fenomena dan mnjadikanitu sebgaai sebuah teorema baru. Kecualikalo dah ada peneltiannya,hehe…

Tenang gor, yang loe liat ituh 90%nya, masih ada kok 10% (angka darimana pula!!) perempuan yang gakmainstream, yang percaya bahwa mereka punya hak yang sama dengan laki2. Mengambil posisi mereka untuk memilih (meskipun, harus diingat kaloada pemeo kayak gini “laki2 bebas memilih, tapi perempuan bebas menolak. =))

Both laki dan perempuan, bargaining position keduany menurut gw sama. Cuma, dalam hal2 tertentu emang kadang kita mengambil posisi aman kita sendiri. Ini kan Cuma masalah pengambilan peran. Gak lebih…^^. Tapikalo gw ditanya, gw kayaksiapa (mau ambil peran Siti Khadijah atau Aisyah) gw sih ga berkeberatan untuk MEminta. Serius,

 

Last, ini untuk kalian para pembaca laki2 renungkan. Andai, andaikan saja bahwa kalian yang suatu hari diminta oleh seorang perempuan. Kalian akan ngerasa kayak apa? Siap mental gak? Atau..justru ngerasa terluka harga dirinya, dan ngecap balik si perempuan pemberani itu sebagai perempuan agresif yang gabisa menempatkan diri?

Coba deh dipikir…seberapa berani kalian untuk terima kenyataan itu? Seberapa mahfum kalian? Seberapa legowo?

Sadarkah, bahwa laki2 adalah salah satu mata rantai yang membuat perempuan kadang gak berkutik dgn semua konstruk2 sosial itu?. Atas nama harga diri.

Pikir.

Ps: kita ga hidup di zaman Rasul. Ketika akhwatnya seSubhanallah Siti Khadijah, dan laki-lakinya memiliki kerendahatian dan tingkat kecerdasan emosional se-outstanding rasullulah SAW. Meski itu bukan pemakluman yang wajar.^^

seperti yang kau mau, jagoan

Monday, September 15th, 2008

Selama tahunan. Selalu kayak monolog. Selalu dari gw. Kaloppun ada tanggapan, itu Cuma cermin (mantul dari apa yang gw kasih) dan bukan sesuatu yang berasal dari dalamnya. Selama tahunan, selalu jadi cermin. Dan itu gak papa..gw mengambilnya dengan sadar, dan senang hati. Tanpa tendensi (mungkinkah? Mungkin!). sampai usaha tahunan dan berbuah monolog itu berubah menjadi dialog. Akhirnya….

Seperti yang sudah diduga. Mutual, kuat, meski kadang membingungkan. Tapi kami disana. Bertahan. Entah karena menantang, atau sekedar faktor nyaman. Ga ambil pusing..
yang gw tau, putarannya disana. Pake turbulen sesekali, meski kadang kecil dan skalanya masih bisa ditolerir (biasanya sih abis dialog2 itu, gw jadi banyak mikir. Banyak refleksi. Dan itu yang gw ga dapet dari org2 kebanyakan. Entah dia dapat apa dari interaksi kami, tp dia pasti dapet sesuatu. Buktinya dia juga bertahan) .

Tapi entah kenapa, sepertinya gw akan kembali bermonolog. Mungkinkah karena kadar dialog kami sudah terlampau pekat? Hingga kadang dependensinya terasa begitu kuat? Mungkin karena itu kami perlu untuk kembali ke gaya2 lama. Tidak terlampau sering berdialog lagi. Sekedar untuk faham bahwa kita perlu ruang untuk diri kita sendiri belajar dan jatuh bangun sendiri tanpa dibantu? Sekedar untuk tau bahwa kita bisa meski harus sendiri? Sekedar untuk faham bahwa dikhawatirkan terkadang membuat risih diri kita sendiri? Hmm…gak tau juga.

Tapi, bukankah ini yang selalu kau doakan hei Heggy? Kejelasan yang terang.
(tp ini ga terang. Ini mengecewakan!meski mungkin ini jadi tanda bahwa postingan dibawah semakin dekat dannyata). Dan heggy, pastikan. Kali ini ada konsistensi disana, konsisten untuk bertahan ditempat yang sama. Bukan posisi menunggu, tapi memutuskan. Ya?

 

 pertanyaan tidakpenting: adakah dalam sebuah relasi. Kita bisa tidak peduli pada orang yang berinteraksi dengan kita di relasi itu? Mungkinkah kita melarang seseorang untuk tidak khawatir? Lebih jauh dari itu. Bisakah tidak ada empati yang muncul (gimana bisa? Relasi tuh bukan kerjaan otak., dia kerjaan hati). He…agak kecewa. Atau kita aja yang beda cara pandangnya? (toh kita memang sering kali berbeda bukan? Tapi bukannya itu yg bikin selama ini relasi itu ada. Menambal kekurangan dan mengasah yang lebih?)

tapi, kalau memberi loe ruang untuk bisa jatuh bangun sendiri dan tidak lagi gw perhatikan adalah cara yang paling menyenangkan untuk loe berkembang, maka ayo!! Kita lakukan.
from now on, gw kasi yang loe mau. Ill stop worrying you babe. Gw tau lo bisa. Meski kadang gw ragu, bahwa tanpa gw loe akan survive (lebay. Kita ganti. Bahwa tanpa gw, loe ga akan seberwarna ini untuk liat banyak sekali pilihan hidup. Bahwa tanpa gw mengingatkan loe hal2 kecil itu, loe pasti akan lupa dan gak lebih hati2, bahwa tanpa gw ada di deket loe, loe akan kehilangan satu perhiasan dunia yang dicari semua orang (kawan yang bisa ngangkat loe kapan aja, sambil ga sungkan untuk jadi orang pertama yang kritik loe setiap kali loe perlu diperlakukan demikian))

 

*tahukah? Heggy tuh determinan untuk apa yg heggy mau. Gw gak mundur untuk apa pun yang gw pengen.  tApi saat gw dah usaha dan ternyta gak bertemu dnegan takdir. Gw cukup tau diri untuk undur. Terlebih, gw orang yang gak suka ditolak!.
gw selalu bisa meredam, gak tau kalo loe. Kita liat aja…ya?
(sewaktu2 mau gw pedulikan lagi, bilang aja ya!^^. Gw disana kok. Masih ada. Meski ga banyak lagi noleh. Kecuali kalo loe meminta *memohon*^^)

** sebagai anak random, gw selalu berpikir acak dan abstrak.asumsi tuh bertebaran dikepala, dianalisis sesukanya. Maka, gak jarang kalo outputnya jadi sebegini berlebihan. Fyi, tulisan ini muncul hanya karena satu kalimat sederhana. Kalimat yg buat gw bernada penolakan (kalo bwt orang lain mah pasti biasa aja. Tapi gw gak suka. )

 

***menyesalkah kau karena kalimat itu terlontar? Tapi kalo itu jujur. Gw amat menghargai kejujuran itu kok.

pergi atau tidakpergi? peduli, atau tidak peduli?

Monday, September 15th, 2008

Bismillah..ini ditulis kurang lebih tanggal 9 september lalu.

Liat shoutnya di FS. Mungkin ga buat hg, tapi entah kenapa kayaknya kok berasa bertanggungjawab ya? He…suka sok peka deh heggy ni!

Jadi ngerasa bersalah deh.

Gini deh, heggy pelan2 (sadar ga sadar) mulai untuk jalan sendiri dan jarang libatin loe lagi dalam banyak hal. Bukan untuk mengemilinasi peran loe. Bukan, tapi hg Cuma mau mandiri dan tegak tanpa sanggaan orang lain (elo bukanorang lain sh..tapi tetep aja, ga bole jadi signifikan juga dalam waktu dekat2 ini.hehe). jadi, pelan2 peran loe yang banyak itu (jadi orang yang gw Tanya untuk hampir semua hal jadi tempat bercita-cita besar, bagi2 mimpi ga masuk akal, tempat nangis termenyenangkan-karena elo akan bilang “ya udah..nangis deh. Gw dengerin. Dan elo beneran dengerin”, si eksternal ayng ngerti dan selalu jadi devil advocate yang hebat, tempat diskusi mutu yang menantang, dan pemberi afeksi yang cukup dan ga  bikin geuleuh. Dan yang paling penting: laki2 dnegan toleransi dan support ter-oke yang gw kenal.hebat!!) mulai gw coba kurangi.

Jelas sulit. Awalnya malah pesimis bgt dan berhubung heggy tuh ga konsisten dan labil untuk masalah ini (cune faham pasti), maka kadang ga mau untuk mikirinnya kejauhan. Karna hg pasti ga konsisten. Setiap hg kurangi porsi loe, loe pasti datang menghampiri dan protes. Ujung2nya gw yang akan menjadi tidak konsisten dan kembali buka ruang2 itu untuk loe intervensi. Untuk loe masuk dan ambil bagian.

Sama kayak gw yang juga punya peran yang sama. Meksi ga sebanyak loe berperan di gw. tapi gw tau gw signifikan untuk banyak hal. Gw penting untuk loe, makanya semenyebalkan apapun gw. Loe sulit untuk buang gw. Gak, ini gak ge-er. Ini analisis mendalam setelah 6 tahun kita kenal. Kita tuh memposisikan masnig2 dari kita dengan derajat yang (mungkin) sama penting dan tingginya, di hati kita masing2.

Tapi sadar ga sih?

Kayak gw pernah bilang, “elo mesti bs kerjain semuanya sendiri. Kalo suatu hari gw ga ada. Elo ntar gimana?”

Tahukah? Itu bentuk kekhawatiran gw. Refleksi atas apa yang gw rasain juga. Pertanyaan itupun akhirnya Cuma jadi bentuk proyeksi gw atas apa yang gw alami sendiri. “apa jadinya gw kalo elo ga ada? Mungkinkah akan sewaras ini?”. Inget, tulisan gw dulu ttg elo. Elo si nomor 5 di laki2 istimewa. Nomor yang paling gw suka. Gw ga main2 saat gw bilang elo tuh orang yang berkontribusi atas ‘kewarasan’ gw sekarang ini. He..(waras yg gak harfiah lho ya)

Maka, sekarang ketika gw coba untuk liat loe dan keadaan loe. Entah kenapa gw kadang ngerasa gw dah buat elo ada di dunia yang beda bgt dgn apa yang lo epunya dulu. Loe ada di dua titik ekstrem. Dan loe mesti ada di tengahnya, hidup dgn itu smua. Hidup dgn dua tuntutanyang beda danpasti menyulitkan..

Hg tau, elo tuh orangnya logis bgt. Semua dipikir dan dipertimbangkan. Trus, gak lupa. Di simplifikasi (karena elo paling ga suka ma semua yang ribet. Simple is best! Rite?). maka, ketika elo ada di dua dunia yang beda ini dan elo jalaninnya dgn berdarah2. Maka, jelas itu pilihan sadar loe, dah dipertimbangkan masak2. Bukan karena alasan2 yg ga jelas dan diambil berdasar pertimbangan emotif aja. Dan jelas, bukan karena gw (syapa gw? Ge e raja!)

Pun begitu, entah kenapa hg tetep ngerasa dah ambil bagian jadi orang yang buat loe ada di dua titik ekstrem ini. Buat loe ada di posisi yang sulit (meski gw pernah bilang dulu “ krisis tuh penitng untuk loe, selama ini loe dah terlalu mapan.lo emesti krisis sewaktu2!!”) adalah hal yang gw sesali.

Payah ya  gw..ketauan, kalo gw orangnya ga konsisten bgt nih.. (mau ngasi pelajaran, tapi tetep aja ga tegaan. Ga boleh gtu!!)

Maka, kembali ke titik awal. Ini cm misal lho ya, misalkan gw adalah orang yang buat loe ada di posisi yang sulit itu. Gw buat elo ada di titik esktrem itu. Buat lo susah dgn jadiin beban loe tambah banyak. Gw mau kok loe tinggal. Gw toh harus belajar untuk berdikari. Andai (andai) suatu hari elo bener2 ga ada, dan ga bisa bareng2 sinergi (meskipun gw berharap bahwa pengandaian gw ga pernah nyata.amin..). kita semua harus siap dgn smua keadaan bukan? Dan gw selalu (bentukan WL SMP 4 nih!hehe) mempersiapkan diri untuk kemungkina terburuk, sambil ga lupa berharap dan berusaha (kalo ini di SMANSA diinternalisasinya) untuk smua hak terbaik terjadi.

Kita mutual. Dan selamanya akan begitu (elo yang minta untuk begitu. Inget?). Jadi, kalo ada yang gak mutual diantara kita. Dapat dipastikan, salah satu dari kita udah langgar akad relasi yang kita bangun dari dulu.

 

Gak selalu mulus, eh? Tapi beginilah relasi yang menumbuhkan.

*ditulis saat stimulusnya datang dari shoutnya patrya. Dan tulisan ini emang buat patrya pratama. Ttg gaya kedekatan kami yang amat smansa dan selalu gw deny. Pdahal mestinya nggak (ngapain juga?! Di deny?). dan tahukah? Kekhawatiran itu buah kepedulian (kali aja loe ga tau)

setelah 4 tahun, baru ada dua orang yang bilang dia baik. yang lain, kemana aja?!

Thursday, September 11th, 2008

namanya Fulan. 2004. laki-laki (ikhwan kalo pake terminologinya abah dan Ruli) dan suka memakai jaket. hayo…tau gak?hehe..

 

sepanjang dia di psiko (kami ding!) seriiiiiing bgt ketemu dan konfrontasi satu sama lain. pernah bener2 yellin’ at him, pernah ngedumel dpan orangnya langsung, seriiing bgt curhat soal betapa orang ini kadang nyebelin dan bikin rumit, sampe ke bener2 ngasi surat dan ngomong langsung ke bocahnya dah heggy lakukan. satu hal: karena emang orangnya rumit. berlapis (layernya banyak). dan somehow dgn alasan yang heggy bahkan ga tau sampe sekarang dia masih aja berlapis (dan rasanya menyenangkan kalo sedikit demi sedikit bisa liat dia yang genuine gimana. hehe..piss!!), masih aja sulit izinin orang untuk ngerti dan kasih ruang untuk dia di hati orang (hahay…bahasamu nak!tp ini beneran..)

agak masokis, eh? hehe..kayaknya. tapi analisis hg sih dia ga masokis. cuma lagi ngetes aja orang2 disekitar tuh mana yang beneran punya endurance untuk nunggu dan tetep konsisten walau direject berkali2. adakahbenar begitu? hm..aku tak tau…

trus apalagi?he..baru aja ngalami kejadian seru ma orang ini. di perpus heggy ketemu ma anak ini, dan dia nyeletuk, ” setelah 4 tahun, dan cuma dua orang yang nyebut saya baik”.

 

deg!!
ya Allah..

dia jujur bgt (sigh!andai ada saat itu teman2ku yg dengar. x-comm deh minimal. mungkin mereka akan sadar bahwa makhluk yg katanyanyebelin ini tuh lebut hati bgt…bahkan dia menghitung berapa banyak yg menyebutnya baik. )

ada yang bisa menebak, kenapa judul postingan kali ini ada kata2 “yg lain kemana aja?!”-nya?.

karena heggy beneran wondering. si lembut hati tapi berlapis itu kurang menunjukkan-kah kelembutan hatinya? apa semua orang (anak psiko terutama) amat terbuai ma sikap seseorang sehari2 sampe2 ga bisa liat beyond itu? atau sudah sebegitu kuatkah prejudice kita ma orang yang gak kita kenal dekat?

apa mereka ga bisa liat dari tutur katanya yg selalu bernada rendah?
atau dari cara dia mengelus kucing di depan mushalla? atau dari cara dia mandang saudara2nya (hehe..afwan loh. bukannya ga jaga mata nih bro), atau dari kesabaran yang dia tunjukkan pas dia becandain orang dan orgya entah kenapa malah marah (dan saat dia dimarah2in, kok jadi heggy yg pengen marah)

 

though dia katanya nyebelin, tapi….entah kenapa buat heggy dan mungkin buat cune (heu..) dia tuh baik. sekali lagi, dia baik.

hehe…untuk kamu yg merasa. dont bother sumthin yg ga perlu.

mengadalah sebagaimana kau ingin. karena menantang untuk tau kamu lebih dalam (dengan gak mudah, karena kalo dikasih mah gak seru!hehe..)

si melankolik sempurna, dan koleris kuat.

sungguh menyenangkan dalam satu kurunwaktu di hidup yg sempit ini, ketemu ma karakter yang lucu kayak gtu. yg meskipun awalnya berat dan berdarah2..pas kesini2 malah nyenengin.

 

ini untuk kamu. iya, kamu!. yg bisa bikin heggy pulang jam  9 malem sambil nangis di balhut psiko (sampe kereta bogor!!) hiks…

 

ps: makin lama makin terbuka personanya. gud for you!. berharap kita bisa kerja satu tempat lagi. hehe…

perempuan-perempuan istimewa. jilid 1 (akhirnya!)

Wednesday, September 10th, 2008

assalamualaykum…

alhamdulillah, setelah menimbang2 dan pada akhirnya memutuskan untuk bikin tulisan edisi ino (ahayah!!). rasa2nya ga adil kalo dulu dah buat edisi laki2 istimewa, kalo ga diimbangin dengan edisi perempuannya.

sama seperti hg bilang di edisi laki2 istimewa. bahwa ada banyak hal (orang) yg luar biasa disekitar kita, byy yg datang dan pergi. beberapa diantaranya berlalu gitu aja, tapi ada juga yang meninggalkan jejak dan buat hidup kita dna kita (sebagai manusia) gak lagi sama…

buat heggy, bunda Khadijah, Aisyah, Siti Maryam, dan Asma BInti Abu Bakar adalah wanita2 terbaik dunia akhirat. dan memang kenyataannya demikian..selain mereka yang pantas dilihat. ada satulagi wanita yg mengiisi hidupheggy dengan begitu gemilang. she is my mom. my super mom. untuk insan2 mulia yg dah hg sebut diatas,ga akan dibahas kali ini. saat ini hg mau bahas mereka2 yang lain. mereka yang istimewa. siap? yuk kita tulis.,..

1) Bairanti Nugraha

dulu, duluuu banget. ngedenger namanya aja serem!!kinda positive punishment gtu deh. berjilabab lebar, berbicara straight to the point tapi halus, dan matanya…beuh!!tajam menusuk. beliau luar biasa..sangat cerdas, santun, cantik dan shalehah pastinya. Murrabiyah heggy yg kedua ini subhanallah…, terlepas dari beliau punya atribut2 yg tadi dah heggy sebutin. ada satu sifatnya yang menurut hg keren luar biasa. beliau pemberani dan dewasa. dua sifat yang heggy gak punya. bayangin, nikah di usia 19 tahun? punya anak saat tingkat akhir, dan skripsinya ttp lancar, statistikpula jurusannya!!parah…belum cukup? hebat? gimana kalo hg kasih tau beliau tuh PJ kaderisasi akhwat bogor! mngkin biasa aja kali ya…tp buat hg itu amat luar biasa..kemampuan interpersonal skill yang luar biasa. intrapersonal skill yg juga subhanallah (regulasi emosinya oke bgt!ga pernah marah…beliau diam aja cukup buat gw ketar ketir. liqo ama teh bai, tebak jam brapa?  5 pagi!!). sekarang beliau punya 2 putri dan 1 putra. baru nambah lagi jundinya. barakallah teteh…
jazakallah karena udah naklukkin heggy. menaklukkan pake hati dan logika disaat bersamaan. itukah yg membuatku bahkan kini masih merunduk takzim padamu? (bukan taat2 taklid gtu loh ya!) . Murabbi yang istimewa..karena memfasilitasiku apa itu mandiri, tsabat, dan jadi diri sendiri. bersyukur pernah bertahun2 digembleng di liqoat secadas dan semoderat itu. uhibbuki fillah Teh Bai..(zaman uda berubah. mr aja sekarang berani ditulis, hehe..pis ah!)

 

2) Dian (bahkan gw lupa nama panjangnya. lupa muka persisnya jg)

dia anak pandawa 16. seangakatan ma heggy di smansa bogor. sekarang kalo ga salah ada di unpad. gak kenal2 deket, bahkan hg dulu rada2 gimana gtu ma dian. sampe satu waktu..mencoba berpikir dan mengobservasi dian. hehe..subhanallah..kalo bicara soal kerja keras untuk menjadi eksis (jujur, gw ngalami itu di smp. pas di sma dan kampus itu mah ga lagipenting), heggy langsung keingetan ma anak ini. dia tuh gigih dan kukuh bgt untuk ada di pandawa 16. berusaha untuk eksis di dunia yang rada keras, untuk di akui dan di hargai. heggy tau tuh rasanya…
mungkin karena hg ngerasa liat karakter heggy smp ada di dian kali ya? an ternayta hg bersimpatima dian. dian yg di ignore berkali2tapi ga nyerah. bahkan mungkin nutup semua telinga dan mata. bangunlagi dan jatuh lagi, tapi bangun lagi. dan hari ini? hari ini kudnegar kabarmu, dari ibumu yg masih ada di sekolah kita, kalau kau begitu eksis dikampus. selamat! selamat menuai kebaikan dari bibit-bibit keramahan yang pernah kau tuai dulu dian…Heggy ikt senang ^^.

 

3) Shanti N. Andien

apa ya? uda byk blog yang ditulis untk nama ini. oke, biar gak ngiri. sini, ditulis satu kata untuk gambarin dia. Shanti N Andien ini: “subhanallah..=)”

 

4) Helvy Tiana Rosa

gw kenal beliau, beliau pasti ga tau gw sapa. ya he eh atuh gY!. baca tulisan2nya di blog ataupun buku skarang jadi hal yang agak rutin bwt hg. keren parah!! tipikal akhwat independen yang Allah sayang dan lengkapi dgn anak luarbiasa berbakat dan suami suportif tak terkira (mau..). inspiratif bgt..
kata2nya tuh bisa jadi satu dari sekiaan banyak hal yang menjadi fasilitator hg ada disini sekarang. lwt epik2 yg ditulis di Annida dulu, lwt cerpen2nya yang banyak dan mengahru biru, lwt puisi bocah Faiz yang bikin hg nangis2, lwat satukali papasan dan beliau pake celana trus jadi mikir “oh..boleh lagi Gy! yg penting tuh syar’i” dan semenjak itu gw jdi banyak berpikir tg banyak hal esensi. dan yang mungkin cupu tapi ini juga penting, karena dah jadiin hg dewasa dan berani untuk punya sedikit hati untuk orang lain (mbak HTR kan romantis bgt ya? nah, hg tuh suka geli ma yg kayak2 gtu. tapi..somehow hg belajar untuk ngerti dan toleran. lwt buku2nya)
jazakillah ya mbak..(danuntuk risalah cinta yang sekarang bukunya udahheggy kasi ke satuorang. doain ya mbak..semoga org itu juga tergerak untuk jadi pecinta pemberani kayak Mbak. amin..). meski kta ga pernah ketemu, amat mungkin aku bisa nangis kalo ketemu mbak., sama kayakmbak nangis kalo ketemu ma Bu Yoyoh. hehe..

 

5) Hidayati Sarah

adakah kata2 dan laku yang lebih menunjukkan betapa kau amat istimewa dihatiku? selain doa rabithah yang setiap kali kudengar maka otak ini tanpa bisa dicegah akan memutar ulang rekam jejak wajahmu saudariku..kau, yang selalu pertama kali muncul..
hingga ketika disatu hari aku lupa wajahmu, dan seketika panik!
dayah, andai dayah tau ttg pewarnaan yg dayah lakukan ke heggy..ttg betapa efeknya amat dahsyat. hingga hari ini…

dia, ]yangketika diusir berulang kali akan tetap kembali. dia, yg untuknya bogor-bandung begitu dekat untuk kulalui (pdahal ga pernah kebandung sebelumnya.heu..), dia yang dalam setiap sujud terpetik namanya untuk disebut, dia yang selalu sukses membuatku menangis, senyum2 aneh dan menjadi kaya dalam satu waktu.
bukankah perhiasan terbaik dunia adalah kawan yang dapat menjadi cermin? aku punya perhiasan itu. terejawantah dalam satu sosok luar biasa cantik lahir batin.

dia memang tidak sempurna, tapi dia istimewa. amat istimewa.
*ah.,aa, beruntung sekali kau mendapatkannya..barakallah!doaku untuk kalian..^^ (jiee…hg rela nih dayahnya diambil orang!!hehehe..)

 

 

oke, sekian dulu, tenang…masi ada edisi jilid duanya. tapi sekarang penulis (halah..) mesti cao dulu, ada BWB di pgw. gotta go!

wassalam