ga romantis kok!

Selimuti aku dengan malam tanpa gelap yang menakutkan

Tutup telingaku dengan suaramu

Tanpa ada dosa dan tidak percaya saat mata tertutup oleh sentuhan putri malu..

Dan ketika..

Halimun biru tudungi hati malam ini

Hanya dengan mengingat esok mentari datang dan kurangi bilangan,

Gelap dan dingin tak lagi menyisakan gigil sepi..

 

*absurd. Tapi sepertinya aku mengerti bait2 pertamanya..
dan semoga kebaikan menghampiri setiap jenak  berlandaskan  fillah dan lillah.

**suatu saat warnanya akan berubah. Hehe…, meski itu kemungkinan. Tetap saja mungkin ^^

 

Leave a Reply