Archive for January, 2009

tentang skripsi dan ceritanya

Thursday, January 22nd, 2009

huaaah..alhamdulillah. selesai!. fin!, the end, case closed, sebut dah apa aja.

yups…akhirnya bisa bernafas lega (sedikit sih..).

setelah perjuangan selama 1,5 tahun (serius!). yang mana 1 tahunnya dipake buat cari ide dan gagal mulu malah banting stir dari psisos ke pio. ehh…6 bulan terakhir malah baru serius di bulan 4 sampe 6. tengiiiil!!!

gak kebayang, tanpa restu, mb emma dan dahl bakalan bisa lulus (bisa sih kalo takdirnya dah bgitu, tapi pan teteup yah. ada ikhtiar disana). hhmm..kalian yongkru bgt dah! ^^

skrispi beres (sumpah, cacat abis. ga oke secara teknis. penguji ngambek liat berantakan bgt skripsi gw).

dan ujian pun datang. eik mesti sidang skripsi.

pagi buta masih print2 slidenya (dungdung bgt yak?), sepi tanpa teman pas gw maju sidang (bagus. jadi lebih tenang). dan tahukah? didalam ruang sidang apa yang kulakukan? membuat sang penguji utama meradang. mendelik2 mata sang penguji karena keras kepala si anak ujian yang masih kecil tapi nyolot. meja pun digebrak, skripsi eik dibanting2 , di coret2 ampe penuh tuh kertas putih mba wiwik *kertas putih itu tulisannya ” Notulensi Sidang dan rekomendasi perbaikan”. men!!! byk gila yg mesti dibenerin)

pemimbing skripsi saya hanya bisa senyum2 kecut, ga tau mesti bantuin apa..bahkan ketika saya diusir keluar ruangan (hehe..lebay. diusir pas 2 penguji+pembimbing nentuin nasib gw lulus ato mesti ngulang lagi.hayah!), ibu pembimbing nan gaul bernama Ibunda Bertina berkata, “ananda heggy, kamu cerdas sekali..dankamu sangat membanggakan saya ketika ananda berargumen dengan Patih Iman Sukhirman tadi..sungguh sangat ,membuat sya tenang dan ridho melepas ananda” gitu…

boong!!!

yg bener, ” gy, elu buat gw sakit perut aja sih didalem tadi. pake nyolot pula. cengengesan tuh dikurangin!!”

bahkaaan….pembimbing gw yang sabar itu sampe bilang gw bikin beliau sakit perut. ah…amboi heggy!dosamu banyak nian nak…

bada itu gw hopeless dapet nilai bagus (bagus = A) utuk nilai skripsi gw. haaahh…gimna bisa? dgn setumpuk coretan dari penguji ttg revisian eik. dan sikap tak senonoh yang ditampilkan (dont take it personal bang…thats me. genuine-nya heggy ya bgitu. tengil)

 

dan setelah berjibaku merevisi (hanya merevisi dua hari dari dua minggu yang dikasi. paraaah!!pake laptop mati, data ilang, dll) jadi juga tuh skripsi yang beneran okeh.hehe..after revising. nambah 5 halaman terutama utk diskusi. yeey!!

 

dikumpulinnya telat (jgn lagi gy..kamu teh dah banyak bgt dapet dispensasi). tapi tetep bisa, meski dgn konsekuensi nilai keluarnya susah.

tapi…lagi2 Allah menunjukkan kebaikannya. yudisium diundur. so, skripsi eik ga terhitung telat dikumpulinnya (pake standar subag. bukan stndar perpus.haha.). sujud syukur…(meski harus pake maaf ribuan kali ke petugas2 perpus nan baik haati..)

hari yudisium.

ditelfon ma subag (jiee..heggy jadi agen penyebar berita yudisium), ditelfon ma mba emma, ma ninas, di sms kutu. dan aku dimana? di rumah tidur. malas datang. ritual ga penting, lagi ga enak badan pula. padahal??

hehe…mba emma paling jago ngebaca heggy, she said, “ah..kamu mah paling males menghadapi kenyataan”

shooot!!she slaps, rite on ma face. ouch!@

bener. malas menghadapi realita bahwa ‘KEMUNGKINAN BESAR’ sayaj tidak akan dapat nilai oke (oke = A) utk skripsi.

pas nyampe kampus, cuma berani longok2 dikit kedalam. dan langsung ga enak badan lagi (halahh..alasan), dan cuma mundar mandir depan ruangan.

pas mau beres, ngabur. biar ga keliatan temen2. ehh..ke gap dahl.

rada2 ngeri mau tanya nilai gw.

penasaran mau tau nilai (oke, saatnya menjejak bumi nak, hadapi kenyataan bahwa skripsi mu jauh dari oke).

knock..knock..mba Ade, saya boleh masuk?

saya mau tanya nilai skripsi dan yudisim saya.

” hhm…namanya Heggy Kearen’s ya?. hm..oke, nilai skripsi kamu A dan yudisim kamu sangat memuaskan. selamat ya..*rite at that time, she lift up her face. and i saw the best-ever-smile-*, dan pipiku diciumnya. huaaaahh..”

heggy: hah?? beneran mba? dalam hati: kok bisa????? hehe..pasti kerjaan Allah nih!! syapa lagi coba yang kuasanya sebesar itu?? ^^

dan gw dah kayak org bego. teriak2 di lobby. dan menghambur ke mushala B. sujud syukur dan tanpa bisa ditahan, nangis…*sigh. cengeng!!*

 

bgitulah. aneh bukan?

secara teknis, skripsi gw berantakan. sangat. redaksional kata bisa jadi berantakan, halaman ada yang ditulis pake pulpen (lupa…), PDF dikerjain dahl, tabel ma restu. hhf,,,,Allahu Rabbi.

kalo kata cune. ” A itu untuk elonya, bukan skripsinya” yaah..lupa kata2nya, intinya mah gitu.

kalo kata Restu, ” nilai itu nilai karena udah menghibur penguji kali pas hegy sidang”. hehe,,bener juga!tapi kesannya skripsi gw beneran ga dipandang. huh! :D
 

buat heggy sih sederhana aja. udah usaha (optimal? mungkin..tapi masihbisa lebih sebenernya), dan sisanya bener2 diserahin ke Allah aja. dan satu hal..aku tau, seperti kali2 lainya. heggy selalu diselamatkan oleh pilinan doa orang-orang.

jazakumullah khairan katsira…, tak ada kata lain yang pantas.

 

ps: bang iim, mba wiwek, mba berti. makasi ya untuk 2 jam yang mencerahkan. dan untuk bisa melihat bahwa aku emang bisa mempertanggunjawabkan konsepsi sederhana ttg sistem nilai-perilaku berhutang dihadapan kalian pagi itu. bukan A-nya yang penting. tp penghargaankarena sudah mau menginternalisasi kebebasan mimbar akademik ketimbang mengukur sikapku yang kadang emang ga sesuai tempat. sungguh, aku semakin menghormati profesi pendidik.

hidup kebebasan mimbar akademik!!^^

dan tentu saja..

 

hidup mahasiswa!! (hehe..apa seeh??)

Thursday, January 22nd, 2009

lucu deh, hari-hari ini dikasih liat sama Allah banyak orang yang pake pakaian takwa. lamat-lamat dipandang, keren! subhanallah..tappi..lambat laun, kok malah mengecewakan ya?

kekaguman hegy yang dangkal *based on, pakaian luar sih*, dibayar tunai.hehe…keliatan deh!! hm…senyum heggy jadi makin lebar.

iya ya, kadang silau ma yang keliatan. sampe2 atribut tak terlihat pun kita generalisir sama ‘blink’nya dengan yang dikenakan. haduuhh….heggy jadi merasa tertohok deh.

 

ada yang lusuh. tapi..malah menunjukkan kebaikan yang konsisten, bersih, lurus. hhm…

 

bashirah. heggy mau punya.

ayo kita tajamkan! biar bisa jadi pembeda kebatilan dan kebaikan. biar gak kecewa berkali-kali juga akibat ekspektasi yang terlalu tinggi pada ’silau’ seseorang. ya kan Gy?

 

pagi ini, entah kenapa. heggy liat lagi pemandangan yang sama.

kabut hijau UI di pagi mendung, ternyata gak bisa mengaburkan pemandangan serupa itu. jadi mual. muak

 

*oh iya, saya saat menulis ini sedang memakai jilbab hijau muda dan kaos hijau bergaris. hijau. saya jadi tambah mual. hhffh..aneh!

ketika meminta dan mengharap tak lagi tabu

Thursday, January 22nd, 2009

IMAJINER DOA
    oleh:/ Ratih Sanggarwati/

 

    Doa yang kupanjatkan ketika aku masih gadis:*

    “Ya Allah beri aku calon suami yang baik, yang sholeh. Beri aku suami

    yang dapat kujadikan imam dalam keluargaku.”*

 

    Doa yang kupanjatkan ketika selesai menikah:*

    “Ya Allah beri aku anak yang sholeh dan sholehah, agar mereka dapat

    mendoakanku ketika nanti aku mati dan menjadi salah satu amalanku

    yang tidak pernah putus.”*

 

    Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku lahir*:

    “Ya Allah beri aku kesempatan menyekolahkan mereka di sekolah Islami

    yang baik meskipun mahal, beri aku rizki untuk itu ya Allah….”*

 

    Doa yang kupanjatkan ketika anak2ku sudah mulai sekolah:*

    “Ya Allah….. jadikan dia murid yang baik sehingga dia dapat bermoral

    Islami, agar dia bisa khatam Al Quran pada usia muda..”*

 

    Doa yang kupanjatkan ketika anak2ku sudah beranjak remaja:*

    “Ya Allah jadikan anakku bukan pengikut arus modernisasi yg

    mengkhawatirkanku.

    Ya Allah aku tidak ingin ia mengumbar auratnya, karena dia ibarat

    buah yang

    sedang ranum.”*

 

    Doa yang kupanjatkan ketika anak2ku menjadi dewasa:*

    “Ya Allah entengkan jodohnya, berilah jodoh yang sholeh pada mereka,

    yang bibit, bebet, bobotnya baik dan sesuai setara dengan keluarga

    kami.”*

 

    Doa yang kupanjatkan ketika anakku menikah:*

    “Ya Allah jangan kau putuskan tali ibu & anak ini, aku takut kehilangan

    perhatiannya dan takut kehilangan dia karena dia akan ikut suaminya.”*

 

    Doa yang kupanjatkan ketika anakku akan melahirkan:*

    “Ya Allah mudah-mudahan cucuku lahir dengan selamat. Aku inginkan nama

    pemberianku pada cucuku, karena aku ingin memanjangkan teritoria

    wibawaku sebagai ibu dari ibunya cucuku.”*

 

    Ketika kupanjatkan doa-doa itu, aku membayangkan Allah tersenyum

    dan berkata….. .*

 

    “Engkau ingin suami yang baik dan sholeh sudahkah engkau sendiri baik

    dan sholehah?

    Engkau ingin suamimu jadi imam, akankah engkau jadi makmum yang baik?”

 

    “Engkau ingin anak yang sholehah, sudahkah itu ada padamu dan pada

    suamimu. Jangan egois begitu…… .. masak engkau ingin anak yang

    sholehah

    hanya karena engkau ingin mereka mendoakanmu.. …tentu mereka menjadi

    sholehah utama karena-Ku, karena aturan yang mereka ikuti haruslah

    aturan-Ku.”

 

    “Engkau ingin menyekolahkan anakmu di sekolah Islam, karena apa?……

    prestige? …….. atau….mode? …..atau engkau tidak mau direpotkan

    dengan mendidik Islam padanya? engkau juga harus belajar, engkau juga

    harus bermoral Islami, engkau juga harus membaca Al Quran dan berusaha

    mengkhatamkannya. “

 

    “Bagaimana engkau dapat menahan anakmu tidak menebarkan pesonanya dengan

    mengumbar aurat, kalau engkau sebagai ibunya jengah untuk menutup aurat?

    Sementara engkau tahu Aku wajibkan itu untuk keselamatan dan kehormatan

    umat-Ku.”

 

    “Engkau bicara bibit, bebet, bobot untuk calon menantumu, seolah engkau

    tidak percaya ayat 3 & 26 surat An Nuur dalam Al Quran-Ku. Percayalah

    kalau anakmu adalah anak yang sholihah maka yang sepadanlah yang dia

    akan dapatkan.”

 

    “Engkau hanya mengandung, melahirkan dan menyusui anakmu. Aku yang

    memiliki dia saja, Aku bebaskan dia dengan kehendaknya. Aku tetap

    mencintainya, meskipun dia berpaling dari-Ku, bahkan ketika dia

    melupakan-Ku. Aku tetap mencintainya. .. “

 

    “Anakmu adalah amanahmu, cucumu adalah amanah dari anakmu, berilah

    kebebasan untuk melepaskan busur anak panahnya sendiri yang menjadi

    amanahnya.”*

 

    Lantas…… aku malu…… dengan imajinasi do’a-ku sendiri….

    Aku malu akan tuntutanku kepada-NYA… …..

 

    Maafkan aku ya Allah……*    

senyum ya..

Thursday, January 22nd, 2009

heggy mau tanya sama Allah.

 

apa yang mestinya heggy buat?

 

heggy gak tau.

heggy gak rela.

gak mau denger masa lalunya.

gak mau kebayang2.

 

Allah janji jawab heggy ya…

huffh!

Thursday, January 22nd, 2009

tadi abis wawancara di BP. mau jadi apah? katanya mah HRD.

dan gimana gy?

1. nolak untuk baca quran depan mas2 hrdnya

2. ga mau bacain hadits depan org yang sama

3. nyolot dgn bilang “saya ga ada kepentingan disini”

4. tambah nyolot dgn bilang “saya lebih milih kampus daripada disini”

 

ada lagi yang bisa ditambahin?

 

ps: agaknya ditolak aja kali ya?. hehe…

bismillah…

kejer apa yang dimau gy, jgn ‘tergoda’ dgn yang datang terlebuh dulu. faiza azzamta fatawakkal a’lAllahu!

s1-s2

s1-(sambil kerja bentar)-s2.

4years.

Monday, January 19th, 2009

Hari luar biasa..

Merasakan cinta sepenuh jiwa, saling menjaga meski raga meminta berbeda.

Dingin metal di telinga, hembusan nafas hangat, membaui harum lekuk bumi, sepenuh sadar tak lagi berjarak. Dan dalam satu hentakan, menjauh..menghindar. for good.

 

Ketika Allah hadir dalam setiap tarikan nafas, tasbih menjadi pembeda, dan istighfar penyekat ingin yang tak pernah terpuaskan..

Aku tau, ada Allah disana. Menjaga..

 

Sabar jiwa, yang terbaik akan datang pada masanya. Entah sesuai dengan ingin

Atau takdir lain yang mencerahkan…

 

At that time. Happy we shall be..-apapun yg dihamparkan sebagai kenyataan-

 

*karena Freud salah. Manusia bukan kumpulan drive yang harus selalu dituruti. Manusia bukan pula konsepsi stimulus-respon kaum behaviorist. Insan terbaik ciptaan Allah, takkan serendah dan sedangkal itu bukan?

                                                                                                                         

harus memilih lagi?

Wednesday, January 14th, 2009

“gw nih ga bisa memutuskan. jadi mesti ada yang memutuskan sesuatu untuk gw”

dependen?

“iya. loe bantu gw ya..”

blablabla…

“jadi gitu ya gy?” (kalimat ini diucapkan puluhankali)

“oke, gw dah memutuskan sesuatu (sambil senyum)”

dan dya mengsmsi seseorang setelahnya. dan kami hanya diam, dan beberapa kali saling melihat (plis..ini gak semenjijikkan itu. bahkan gw mau nangis. akhirnya! dya dewasa juga), mengangkat alis, dan diam saja. berkali-kali.

 

tidak pudar bahkan setelah bertahun2. justru semakin kuat..

hey kamu, kamu sudah memilih. sekarang giliranku untuk memilih. meski sebenernya gw tau kok yang gw pilih apa (siapa?hehe..).

 

jadi bingung.

puas! gak tuh..

Tuesday, January 6th, 2009

“asw. gy dimana? pulang bareng yuk, ada dinar juga ni”

hehe..bocah yang baik. padahal badannya remuk tuh nyetir dari ujung kulon sampe depok. mesti ke bogor pula…

“tunggu ya. lagi di perpus”

“ha? belum shalat! (agaknya dya heran.hehe…). yaudah, ditunggu ya”

dan demi itu, gw rela meninggalkan banyak hal.

huufh…maklum kami memang tak punya banyak waktu untuk dihabiskan bersama. sekalinya ada, pasti cuma bentar. padahal…ap ayang harusnya diobrolin tuh banyak…hufhh!!

dan sepanjang jalan itu aku duduk di belakang (dya tau gw ga suka duduk di depan. hehe). menyimaknya bercerita. dan karena dingin, pake jaket MU merah yang ada deket dinar. hangat..(baru tau itu punya si kupat).

dan sepanjang jalan semua normal. manjanya tetap. arogan dan dinginnya juga.

dan kami makan dulu. kali ini tak ada kakek aka KFC atau badut aka McD. dia mau berpuasa makan2an itu (kemajuan…), maka..makan mie keraton adalah piihan. enak!!

puas makan, anter dinar pulang.

tinggal aku. kami berdua (hehe…berdua sih. tp kan i dibelakang duduknya dan itu udah malem.masa gw naek angkot??).

dan seperti biasa. selalu ada jeda. diam..danhanya melihat. senyum. dan sedikit lelah yang (akhirnya) ditunjukkan. karena sedari tadi dia ceria saja…

ahh..bagaimana aku bisa pergi? kau rapuh sekali…

dan cerita2 kami yang selalu tak nyambung (dya cerita apa, gw nyambungnya apa) dimmulai. monolog yang selalu dialog. dan kami butuh itu!!

si anak2 yang dewasa. dingin yang selalu minta diterima. tak genuine tapi tak rumit (untukku).

dan akhirnya. dya bicara ttg pernikahan. hey…sedang galaukah hatimu jagoan?

ini satu pesanku yang tak disampaikan. semoga kau baca:

jang, gw cuma mau bilang. sekeras2nya perempuan. dya tetep perempuan. punya satu hati lembut yang harus dijaga. dalamhal ini, meski gw gak suka secara subjektif ma si dugem. gw tetep aja faham. dya perempuan. dijaga ya..jangan pernah buat orang lain luka. bikin pola yang jelas untuk loe sendiri”

kalo bukan sama gw. gw  cuma rela loe dibagi ma nanda. hehe…

 

*makasi ya jang. untuk cerita2nya yang selalu gak basi. dan telinga loe yang lebar untuk gw. pasti nanti gw bakalkangen deh pulang bareng lagi ^^

ritmis gerimis

Tuesday, January 6th, 2009

ringan saja melenggang, meski hujan

senyum2 senang..

tak berpayung karena menantang hujan adalah hal manis tersendiri

 

dominan dalam balutan hitam, semendung awan bergumpal

meski itu kontras dengan warna langit hati..

 

“hey. bisa keluar gak?”

dalam hati..cud you see me?

dan tanpa bisa ditahan. tertawa. entah untukapa..

tapi lucu. karena aku geli membayangkan diriku sendiri..

 

3 menit 34 detik waktunya. singkat, tidak cukup, tapi semoga itu menenangkan.

artis memang kadang2 sulit dipegang. tapi bukan berarti dya gak punya preferensi ajeg kok.

santai saja…

si naif nan degil dalam urusan satu ini. mengambil langkah bodoh yang mungkin akan disesalinya (bodoh luar biasa) seumur hidup. tapi pasti, dya juga bersyukur untuk kebodohannya kali itu.

berbeda dunia. mencoba mempersingkat jarak, dan tetap berjarak. tapi seperti bisa menembus dimensi. kami saling mengerti (begitukah?)

 

hitam aku dan putihmu.

 

*inget itu masih ketawa2 loh sampe sekarang. hehehe…lucu bgt!!

ps: sesimple itu. maka, tak perlu rumit. toh kalau yakin, suatu hari akan dibayar. santai…

dan gerimis yang ritmis itu seperti lelucon saja. menaburkan basah yang tajam dan giris. sungguh kontras!

Untuk Bayu Betara.

Tuesday, January 6th, 2009

 

Hey bay..postingan ini Cuma buat loe. Dan semoga Tanya itu terjawab.

 

Ringkas:

semua indra kita mempersepsi sesuatu. Mata melihat, telinga mendengar, lidah mengecap,kulit mengindrai sentuhan dan stimulus taktil, hidung membaui apa yang terkandung di udara. Lima kan ya bay?

Tapi ada satu lagi…

Semua yang diindrai ternyata kadang butuh dipikirkan dan direspon. Both: otak dan hati.

Dan itu yang gw (dan mungkin juga cune) lakukan. Gw. Menuliskn apa2 yang gw indrai. Dan percayalah, bukan hanya apa yang GW alami aja, tapi apapunyang gw tangkep. Dan hanya satu cara terefektif untuk membuatnya tetap lama (Selain di foto tentu saja) diingat, yaitu ditulis.

Nah…kalo pada akhirnya genre tulisan gw kadang rada2 nyerempet (haha…cant believe I wrote that) ke hal2 afektif. Percaya deh, itu bukan ttg gw aja, tapi juga ttg orang, kejadian dan apa yang gw terima dari lingkungan sekitar. Gitu bay…

Oke. Sekarang kejawab ya. Kenapa tulisan2 gw banyak bernada afektif. Jawabnya mudah saja, dan tentu saja itu gak berkaitan ma gw yang menurut loe “tinggal nunggu undangan ya gy, soalnya tulisan di blogmu begitu sih..”. hehe….next time ya bay..

Kindahecticthinkaboutmarriageandlovetoday. fufufu