Hari luar biasa..
Merasakan cinta sepenuh jiwa, saling menjaga meski raga meminta berbeda.
Dingin metal di telinga, hembusan nafas hangat, membaui harum lekuk bumi, sepenuh sadar tak lagi berjarak. Dan dalam satu hentakan, menjauh..menghindar. for good.
Ketika Allah hadir dalam setiap tarikan nafas, tasbih menjadi pembeda, dan istighfar penyekat ingin yang tak pernah terpuaskan..
Aku tau, ada Allah disana. Menjaga..
Sabar jiwa, yang terbaik akan datang pada masanya. Entah sesuai dengan ingin
Atau takdir lain yang mencerahkan…
At that time. Happy we shall be..-apapun yg dihamparkan sebagai kenyataan-
*karena Freud salah. Manusia bukan kumpulan drive yang harus selalu dituruti. Manusia bukan pula konsepsi stimulus-respon kaum behaviorist. Insan terbaik ciptaan Allah, takkan serendah dan sedangkal itu bukan?
January 27th, 2009 at 1:24 am
keadilan
rasul bahkan bilang..tak ada adil dalam cinta
adanya propor
aku hanya bingung
aku tak pernah ada bagimu
lepas dari sapapun
cuma akudan kamu