harus memilih lagi?

“gw nih ga bisa memutuskan. jadi mesti ada yang memutuskan sesuatu untuk gw”

dependen?

“iya. loe bantu gw ya..”

blablabla…

“jadi gitu ya gy?” (kalimat ini diucapkan puluhankali)

“oke, gw dah memutuskan sesuatu (sambil senyum)”

dan dya mengsmsi seseorang setelahnya. dan kami hanya diam, dan beberapa kali saling melihat (plis..ini gak semenjijikkan itu. bahkan gw mau nangis. akhirnya! dya dewasa juga), mengangkat alis, dan diam saja. berkali-kali.

 

tidak pudar bahkan setelah bertahun2. justru semakin kuat..

hey kamu, kamu sudah memilih. sekarang giliranku untuk memilih. meski sebenernya gw tau kok yang gw pilih apa (siapa?hehe..).

 

jadi bingung.

One Response to “harus memilih lagi?”

  1. no name Says:

    kita smua tinggal berjalan

    lu punya kehidupan lu
    disini juga.

    walau mungkin benang ukhuwah kita nta masih kusut dimana

    miris sih,pernah nyambungin tapi malah aku yang tertinggal
    makasih

Leave a Reply