harus memilih lagi?
“gw nih ga bisa memutuskan. jadi mesti ada yang memutuskan sesuatu untuk gw”
dependen?
“iya. loe bantu gw ya..”
blablabla…
“jadi gitu ya gy?” (kalimat ini diucapkan puluhankali)
“oke, gw dah memutuskan sesuatu (sambil senyum)”
dan dya mengsmsi seseorang setelahnya. dan kami hanya diam, dan beberapa kali saling melihat (plis..ini gak semenjijikkan itu. bahkan gw mau nangis. akhirnya! dya dewasa juga), mengangkat alis, dan diam saja. berkali-kali.
tidak pudar bahkan setelah bertahun2. justru semakin kuat..
hey kamu, kamu sudah memilih. sekarang giliranku untuk memilih. meski sebenernya gw tau kok yang gw pilih apa (siapa?hehe..).
jadi bingung.
January 27th, 2009 at 1:18 am
kita smua tinggal berjalan
lu punya kehidupan lu
disini juga.
walau mungkin benang ukhuwah kita nta masih kusut dimana
miris sih,pernah nyambungin tapi malah aku yang tertinggal
makasih