Perempuan berkalang sorban (bukan berkalung loh!!)

Abis nonton PBS yang dirkomendasiin ma abang (bang ai) dan hmm….ga heran kalo abang bilang heggy dan mbak arie mesti nonton filmnya. Nyentuh isu gender sih..

Settingnya pesantren kuning deh tuhkayaknya (pesantrn yg bukan pesantren modern maksudnya, jadi masi pake ajaran Islam yang kemungkinan besar menutup diri dari fatwa2 kontemporer terutama seputar isu gender dan peran perempuan)

Sebenernya, ga semua pesantren kayak gtu sih…mungkin ada (pasti ada), tapi agaknya sih lebih banyak yang memberikan pemahaman utuh ke santri2nya tg Islam dan bagaimana Islam pada akhirnya memberikan keduduka mulia dan setara (gw ga nyebut sama loh ya) kepada semua insan, termasuk perempuan..

 

Khusus mengomentari film itu. Heggy pikir, bagus2 aja sih (yaa,,gw jg ga ngarti sihsoal pelem,hehe..). menurut pandangan wam hg mah..tuh pelem bisa kasi pemahaman lebih jauh aja ke banyak org ttg isu gender dalam Islam. Meski diawal film lebih banyak hal2 yang biking w gondok. Seperti misal: statement yang mengaskan bahwa perempuan itu tempatnya di rumah, dan fakta (bener berarti) bahwa harus ada mahram untuk perempuan demi alasan keamanan.tapi ya…namanya jg pelem, pasti ga komprehensif kasih gambran dan penjelasan ttg itu semua…ngerinya, ada aja orang yang berpikir bahwa hal2 kayakgtu emang ‘gak bisa dikompromikan’. Padahal..Islam itu kan spektrum bahasannya luas dan nyambung kemana2, kontekstual, juga gak ekstrem (Islam itu kan ditengah2, dan memudahkan).

Meski diakhir, mbak Annisa (revalina s. temat) cukup dramatis kasi konklusi. Kurang lebih menurut interpretasi hg dia bilang,

“ Allah udah kasi keutamaan pada perempuan, dengan menempatkan surga dibawah telapak kaki kita..tapikadang, itu juga mungkin membebani.., setiap dari kita pasti jadi calon istri untuk suami2 yang kita cintai, jadi calon ibu untuk anak2 yang kita lahirkan..tapi kita juga diri kita sendiri. Berdiri dan eksis. Mengada menjadi diri kita yang paling baik. Sebelum menjadi sesuatu bagi yang lain, kita adalah sesuatu untuk diri kita sendiri. Untuk apa-apa yang kita yakini, untuk semua yangkita lakukan, dan kita pertanggungjawabkan…maka, yakin dan lakukan apapun yang bisa kita lakukan..”

 

Redaksionalnya sih ga gitu..itu mah cm interpretasi hg ajah ^^. Tp ya jadi ngerasa kalo pada akhirnya Islam memang berdiri diatas bendera keadilan, termasuk adildalam memperlakukan makhluk..

 

Perempuan berkalang sorban, bisa jg diartikan sebagai perempuanyang punya tanggung jawab setara dalam segala aspek, gak melulu bergumul di ranah domestik aja..hehe.. (ya iyalah! Ishlahul ummah tuh kerjaan setiap orang, bukan Cuma laki2 aja kaleeee…)

2 Responses to “Perempuan berkalang sorban (bukan berkalung loh!!)”

  1. al kautsar itu air makara Says:

    yo hegi…gw blogger newbi nih..pas brosing2, eh ketemu blog lo. hehe..

    tukeran link yah. pantawww terus blog gw..hehe

    (btw gw bikin blog sekalian buat latihan nulis)

    wassalam

    btw lagi gw juga udah nonton pilem wanita berkalung sorban. secara pilem sih bagus. mesejnya juga jelas….freedom. tapi sepakat dengan MUI, terlalu mendiskreditkan Islam..

    -sekedar bergumam..apa adanya-

  2. Bang Tigor Says:

    Saya cuma ingin melihat Revalina S Temat, soal ide film dan kontroversi yang berkembang disekitarnya itu adalah persoalan sekunder…
    :)

Leave a Reply